

KABARBALI.ID – Memilih hari baik (ala-ayuning dewasa) berdasarkan perhitungan Wariga dan Kalender Bali menjadi panduan penting bagi masyarakat Bali sebelum memulai suatu pekerjaan, pelaksanaan upacara (yadnya), maupun pembangunan fisik.
Untuk hari Selasa (Anggara) Kliwon Ugu, 29 September 2026, terdapat beberapa penanggalan dewasa yang dapat dijadikan acuan aktivitas harian:
Amerta Dewa: Hari yang sangat baik untuk melaksanakan upacara Panca Yadnya, khususnya Dewa Yadnya. Selain itu, hari ini juga tepat untuk memulai pembangunan tempat suci/tempat ibadah (pelinggih/pura), membuat lumbung beras, maupun dapur rumah.
Kala Upa: Sangat menguntungkan bagi Anda yang hendak mulai memelihara, membeli, atau mengembangbiakkan ternak (wewalungan).
Pepedan: Momen yang sesuai untuk membuka lahan pertanian baru (mabuka tegal/sawah).
Geni Rawana: Sangat baik untuk segala jenis pekerjaan yang memanfaatkan api. Namun, hari ini tidak baik untuk mengatapi rumah, mengadakan upacara melaspas, maupun bercocok tanam.
Pepedan: Tidak direkomendasikan untuk membuat alat-alat kerja atau perkakas yang terbuat dari besi.
Babi Turun: Baik digunakan untuk memasang sesirep (sarana ketenangan/penangkal).
Pararasan (Laku Bumi): Menggambarkan ketenangan dan daya pengayom.
Pancasuda (Lebu Katiup Angin): Menyarankan agar lebih cermat dalam mengelola keuangan dan perencanaan hidup agar hasil usaha tidak lekas sirna.
Ekajalaresi (Kinasihan Amerta): Memberikan jalan penghidupan yang baik dan kemudahan rezeki.
Pratiti (Upadana): Menggambarkan fase kemunculan keinginan atau ikatan pada usaha yang sedang dijalani. (Kab/Red).