“Masyarakat Menunggu ” DPRD Klungkung Tuntut PJ Sekda Bekerja Cepat

Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom, mengkritisi kinerja jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Pergantian Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung ditegaskan bukan sekadar panggung rotasi jabatan formalitas, melainkan ujian krusial untuk membenahi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai sangat lamban.

Gung Anom menuntut PJ Sekda baru untuk segera melepaskan cara kerja lama dan mengambil tindakan tegas terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil yang tidak mampu mencapai target.

“Pergantian Sekda ini kita harapkan jadi harapan baru. Jangan sampai pejabatnya berganti tapi polanya tetap sama. PJ Sekda harus bergerak cepat, mecut OPD penghasil agar target PAD Klungkung bisa tercapai maksimal. Jangan hanya sibuk dan nyaman menyelesaikan administrasi di internal Pemkab saja!” cetus Gung Anom yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Klungkung, Senin (5/10/2026).

Politisi PDIP senior ini juga menyoroti lambatnya eksekusi pelayanan publik, terutama terkait kepastian pencairan dana hibah masyarakat yang membuat masyarakat terus bertanya-tanya.

Ia mengingatkan bahwa birokrasi dibayar oleh rakyat untuk bekerja demi kepentingan publik, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif di atas kertas.

Gung Anom secara terbuka menyatakan tidak akan tinggal diam dan siap memasang mata untuk memantau langsung setiap gerak-gerik pejabat pimpinan tertinggi di lingkungan Pemkab Klungkung.

” Kalau tidak sanggup kerja serius, pertanyakan komitmennya,” tegasnya.

Sentilan keras Dewan ini didasari atas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Klungkung yang tergolong memprihatinkan. Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung, akumulasi PAD hingga akhir September 2026 baru menyentuh Rp 360,54 miliar atau baru 59,35 persen dari target APBD 2026 sebesar Rp 607,45 miliar.

Dengan sisa waktu efektif kurang dari tiga bulan menjelang tutup tahun, DPRD Klungkung mendesak PJ Sekda dan jajarannya meluncurkan terobosan ekstrem. Pemkab Klungkung diperingatkan agar tidak menjadikan keterbatasan waktu sebagai alasan atas kegagalan memenuhi target pembangunan daerah. (Sta-Kab).

kabar Lainnya