Mau Pindah Rumah atau Tanam Padi ? Cek Ala-Ayuning Dewasa Bali Rabu 30 September 2026

KABARBALI.ID – Kehidupan krama Bali tidak terlepas dari perhitungan Ala-Ayuning Dewasa atau tata cara penentuan hari baik dan buruk berdasarkan tatanan wariga Kalender Bali. Untuk hari Rabu, 30 September 2026, terdapat sejumlah penanggalan penting yang perlu dicermati sebelum melangsungkan berbagai kegiatan sosial, keagamaan, maupun operasional sehari-hari.

Berdasarkan perhitungan tata wariga, hari ini dinaungi oleh unsur Pararasan Laku Surya, Pancasuda Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi Langgeng Kayowanan, serta Pratiti Tresna.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai hari baik (ayu) dan hari yang kurang baik (ala) untuk tatanan aktivitas krama Bali pada Rabu, 30 September 2026:

Kegiatan yang Baik Dirayakan (Dewasa Ayu)

  1. Dauh Ayu: Merupakan momentum yang sangat baik untuk menyusun atau membuat awig-awig (aturan adat), peraturan kelembagaan, undang-undang, serta memulai pengerjaan konstruksi atau pembangunan gedung/bangunan.

  2. Geni Rawana: Sangat mendukung untuk segala jenis pekerjaan atau aktivitas yang mengandalkan pengolahan unsur api (seRingkasan Ala-Ayuning Dewasa (30 September 2026)

Secara umum, hari ini kurang baik untuk menyelenggarakan acara besar/upacara penting (bukan Dewasa Ayu) dan tidak direkomendasikan untuk aktivitas pertanian maupun peternakan. Namun, hari ini sangat baik untuk perancangan aturan, pembangunan fisik, serta pekerjaan yang melibatkan api.

Aktivitas yang Baik (Pancayan / Dewasa Ayu):

Aktivitas yang Tidak Baik (Larangan / Hindari):

  • Pertanian: Dilarang menanam padi, jagung, atau bercocok tanam secara umum (Bojog Munggah, Geni Rawana).

  • Peternakan: Tidak baik untuk mulai memelihara hewan ternak seperti ayam, bebek, sapi, kerbau, kambing, atau babi (Kala Rumpuh).

  • Pindah & Kelengkapan Rumah: Tidak baik untuk pindah rumah, mengatapi rumah, maupun melaksanakan upacara melaspas (Kala Rumpuh, Geni Rawana).

  • Upacara Umum & Hajatan Besar: Tidak direkomendasikan untuk menyelenggarakan upacara penting atau memulai pekerjaan umum lainnya (Panca Prawani, Purwanin Dina, Naga Naut, Kala Pati).

Pengaruh Unsur Kalender (Pararasan & Lainnya):

  • Pararasan (Laku Surya): Memberikan energi kepemimpinan, terang, dan kewibawaan.

  • Pancasuda (Lebu Katiup Angin): Perlu waspada terhadap dinamika rezeki atau usaha yang cenderung riuh/mudah goyah jika tidak direncanakan matang.

  • Ekajalaresi (Langgeng Kayowanan): Mengindikasikan keberlanjutan, ketahanan, dan usia panjang.

  • Pratiti (Tresna): Didominasi oleh rasa kasih sayang, dorongan keterikatan, dan hasrat.  (Kab/Red).

kabar Lainnya