Meraung dari Dasar Jurang Seharian, Anjing Kintamani Dievakuasi BPBD Klungkung

Petugas TRC BPBD Klungkung saat melakukan evakuasi vertical rescue terhadap seekor anjing Kintamani yang jatuh ke jurang di perbatasan Desa Aan dan Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung, Kamis (1/10/2026). (Foto: Dok. TRC BPBD Klungkung / kabarbali.id)

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Klungkung berhasil mengevakuasi seekor anjing ras Kintamani milik warga yang jatuh ke jurang terjal sedalam 25 meter di perbatasan Desa Aan dan Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Kamis (1/10/2026).

Proses penyelamatan berlangsung menegangkan lantaran lokasi berada di jurang sungai dekat Pura Beji dengan kondisi medan yang nyaris vertikal dan berisiko tinggi.

Kalaksa BPBD Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada, mengungkapkan bahwa penanganan tersebut berawal dari laporan pemilik anjing bernama Trisma melalui layanan call center 23000 Hallo BPBD Klungkung pada Kamis pagi.

“Anjing tersebut diketahui keluar rumah sejak Rabu pagi dan tidak kunjung kembali hingga sore hari. Saat pemilik melakukan pencarian hingga malam hari, terdengar suara raungan anjing dari arah jurang sungai dekat Pura Beji. Pemilik kemudian berinisiatif menghubungi Call Center BPBD untuk memohon bantuan evakuasi,” terang  Widiada, Kamis.

Medan Berat dan Berbahaya

Menerima laporan tersebut, TRC BPBD Klungkung langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi safety hart. Kendati medan yang dihadapi sangat berat dan berbahaya, petugas menerapkan teknik evakuasi terukur demi keselamatan personel dan hewan.

“Proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama dan kehati-hatian ekstra karena jurang sangat curam. Dua petugas kami turun menggunakan tali untuk menjangkau keberadaan anjing, kemudian ditarik naik secara perlahan oleh tim yang siaga di atas,” jelasnya.

Aksi penyelamatan ini juga berjalan lancar berkat kolaborasi dan dukungan dari unsur TNI, Polri, serta warga sekitar yang ikut membantu di lokasi.

“Anjing ras Kintamani tersebut akhirnya berhasil dievakuasi ke atas dalam kondisi selamat dan tanpa luka sedikit pun, untuk kemudian diserahkan kembali kepada pemiliknya,” pungkas Putu Widiada. (Sta-Kab).

kabar Lainnya