Sedot Pembiayaan Kesehatan Terbesar, BPJS Kesehatan Catat 42.481 Kasus Jantung di Gianyar

BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 42.481 kasus penyakit jantung di Kabupaten Gianyar hingga Juli 2026. (Foto: Dok. kabarbali.id)

GIANYAR, KABARBALI.ID – Angka penderita penyakit jantung di Kabupaten Gianyar tergolong tinggi. Hingga Juli 2026, BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 42.481 kasus penyakit jantung telah ditangani dan ter-cover dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Gianyar.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Gianyar, Ni Putu Mirah Lydiawati, membenarkan lonjakan angka kasus penyakit katastropik tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (30/9/2026).

“Untuk penyakit jantung di Gianyar sampai dengan Juli 2026 ada 42.481 kasus yang ter-cover BPJS Kesehatan,” terang Lydiawati.

Tingginya angka di Gianyar ini sejalan dengan tren pembiayaan kesehatan secara nasional. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, mengungkapkan bahwa penyakit jantung menjadi penyumbang beban pembiayaan terbesar dibandingkan penyakit kronis lainnya seperti gagal ginjal dan kanker.

Sepanjang periode 2015-2025, BPJS Kesehatan telah menggelontorkan dana lebih dari Rp 100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung.

Incar Usia Produktif, Dorong Program Prolanis Muda

Melihat tren lonjakan penyakit kronis yang kini mulai menyerang kelompok usia produktif di bawah 45 tahun, BPJS Kesehatan menggagas Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda. Program ini berfokus pada langkah promotif dan preventif melalui pelibatan komunitas, fasilitas kesehatan, dan tenaga medis.

“Upaya pencegahan melalui pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin perlu ditingkatkan. Penyakit kronis tidak lagi hanya menyerang lansia, tetapi juga usia produktif,” jelas Rizzky.

Untuk mendeteksi risiko sejak dini, peserta JKN berusia 15 tahun ke atas diimbau memanfaatkan layanan Skrining Riwayat Kesehatan secara gratis satu kali dalam setahun.

Layanan ini dapat diakses dalam waktu 5–10 menit melalui aplikasi Mobile JKN, WhatsApp PANDAWA (08118165165), situs resmi BPJS Kesehatan, atau langsung di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar.

Masyarakat juga diharapkan senantiasa menjaga keaktifan status kepesertaan JKN agar jaminan pelayanan kesehatan dapat dimanfaatkan optimal saat dibutuhkan.

Jenis Penyakit KatastropikTotal Pembiayaan (2015-2025)Jumlah Kasus Ditangani
Penyakit Jantung> Rp100 Triliun172,3 Juta Kasus
Gagal GinjalRp83,8 Triliun81,2 Juta Kasus
KankerRp66 Triliun~45 Juta Kasus

(Tut-Kab).

kabar Lainnya