

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kontestasi Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Kabupaten Klungkung semakin memanas menjelang hari pencoblosan pada Minggu, 18 Oktober 2026 mendatang.
Salah satu kandidat kuat di Kecamatan Banjarangkan, I Kadek Widiasa (Nomor Urut 1), menggelorakan optimisme tinggi untuk membawa Desa Bakas bertransformasi menjadi desa wisata mandiri sekaligus kawasan penyangga strategis bagi mega proyek Pusat Kebudayaan Bali (PKB) yang segera memasuki groundbreaking pada November 2026.
Dihubungi Minggu (11/10/2026), Kadek Widiasa menegaskan bahwa komitmen pengabdiannya didasari atas tekad kuat untuk mengoptimalkan seluruh potensi lokal Desa Bakas, mulai dari sektor pertanian, UMKM, hingga pariwisata berbasis budaya.
“Pengabdian ini didasari atas tekad untuk mengoptimalkan seluruh potensi Desa Bakas, khususnya sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata, dengan tetap memegang teguh tradisi, budaya lokal, serta sinergi bersama lembaga adat dan subak,” ujar Kadek Widiasa kepada kabarbali.id.
Dalam kontestasi Pilkel yang diikuti oleh 22 desa di Klungkung dengan total 60.020 daftar pemilih tetap (DPT) ini, Widiasa mengusung visi utama menjadikan Desa Bakas yang Bersih, Aman, dan Lestari (BALI), serta berfokus pada peningkatan kreativitas, kesehatan masyarakat, dan tata kelola pemerintahan desa yang transparan serta akuntabel.
Target Jangka Pendek dan Sembilan Misi Strategis
Pada sasaran jangka pendek (berdasarkan RKPDes 1 Tahun), Kadek Widiasa membidik Desa Bakas agar mampu tampil sebagai inspirasi desa bersih dan percontohan di Kecamatan Banjarangkan.
Sementara dalam target jangka panjang (RPJMDes), seluruh program diarahkan untuk mencapai kesejahteraan dan ketentraman menyeluruh.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia telah menyiapkan sembilan misi strategis. Poin-poin utama meliputi pelestarian lingkungan, penerapan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dari korupsi, peningkatan kualitas SDM melalui apresiasi prestasi warga, hingga pemerataan alokasi anggaran pembangunan desa secara berkeadilan.
Dukungan Penyangga Pusat Kebudayaan Bali
Kehadiran Pusat Kebudayaan Bali di Kabupaten Klungkung dinilai menjadi momentum emas bagi Desa Bakas.
Dengan letak geografis dan potensi budaya yang dimiliki, Kadek Widiasa bertekad memposisikan Desa Bakas sebagai desa wisata penunjang yang siap menyerap dampak positif dari kunjungan wisatawan maupun penikmat seni budaya nasional dan internasional.
Sebagai informasi, Pilkel serentak di Kabupaten Klungkung tahun 2026 ini akan melibatkan 143 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 22 desa, di mana pencoblosan serentak dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026. (Sta-Kab).