

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Menjelang rahina jagat Buda Cemeng Klawu yang jatuh pada Rabu (14/10/2026), arus penyeberangan krama Bali dan pemedek menuju Pulau Nusa Penida diperkirakan mengalami peningkatan.
Mengantisipasi hal tersebut, pengelola jasa penyeberangan fast boat The Angkal di Pelabuhan Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, menyatakan kesiapan penuh dalam melayani penumpang.
Tak hanya mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan pelayaran, pihak manajemen The Angkal memberikan terobosan pelayanan berupa fasilitas parkir gedung modern berlantai tiga secara cuma-cuma (gratis) bagi para pemedek serta warga Nusa Penida yang hendak pulang kampung.
Owner (pemilik) Boat The Angkal, I Wayan Murka, menjelaskan bahwa keberadaan gedung parkir baru berlantai tiga di areal Pelabuhan Kampung Kusamba ini diproyeksikan mampu menampung hingga 800 unit sepeda motor.
“Selain memberikan kenyamanan dan keselamatan penyeberangan, kami juga menyediakan fasilitas parkir berlantai tiga yang luas dan modern. Bangunan ini bisa menampung sekitar 800 sepeda motor dan disediakan secara gratis untuk pemedek maupun warga Nusa Penida. Jadi warga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk menyewa tempat penitipan kendaraan,” ujar I Wayan Murka, Selasa (13/10/2026).

Selain gedung parkir khusus kendaraan roda dua, area dermaga The Angkal di Kampung Kusamba juga dilengkapi pelataran parkir mobil yang representatif dengan kapasitas hingga 40 unit roda empat.
Untuk rute penyeberangan Pelabuhan Kampung Kusamba (Klungkung) – Pelabuhan Sampalan (Nusa Penida), pengelola menetapkan tarif penyeberangan yang terjangkau bagi masyarakat:
Sekali Jalan (One Way): Rp 75.000 per orang
Pulang-Pergi (PP): Rp 130.000 per orang
Pihak manajemen mengimbau krama yang hendak melakukan persembahyangan (pemedek) maupun mudik rerahinan ke Nusa Penida agar memesan tiket lebih awal serta memanfaatkan fasilitas pendukung penyeberangan secara tertib demi kelancaran bersama. (Sta-Kab).