

DENPASAR, KABARBALI.ID – Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Banggar DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (2/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster secara tegas mendorong peningkatan dukungan pemerintah pusat melalui alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dan APBN untuk menggenjot pembangunan infrastruktur strategis di Pulau Dewata.
Koster menyampaikan bahwa Bali memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap perekonomian nasional. Sepanjang 2025 saja, Bali mencatat 16,3 juta kunjungan wisatawan dan menyumbang devisa pariwisata sebesar Rp176 triliun, atau sekitar 55 persen dari total devisa pariwisata Indonesia.
“Kontribusi yang besar ini tentu harus diikuti dengan dukungan pembangunan yang memadai. Bali membutuhkan infrastruktur yang mampu menjaga kualitas pariwisata sekaligus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tegas Koster.
Ia menambahkan, pembangunan Bali memakai konsep satu kesatuan wilayah 1 Pulau, 1 Pola, dan 1 Tata Kelola sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Kebutuhan infrastruktur Bali tidak bisa diukur sekadar dari jumlah penduduk, melainkan juga dari beban kapasitas menampung jutaan wisatawan serta pemerataan ekonomi ke wilayah Bali Utara, Timur, Barat, dan Tengah.
Sejumlah proyek strategis yang didorong mendapat penguatan APBN di antaranya konektivitas Singaraja–Mengwi, Jalan Lingkar Bali, jembatan Nusa Ceningan–Nusa Lembongan, penataan pelabuhan logistik, SPAM Telagawaja, hingga Bendungan Sidan dan Titab.
Sementara itu, Wakil Ketua Banggar DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mengapresiasi paparan komprehensif Pemprov Bali. Pihaknya menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menghimpun masukan langsung untuk penyusunan kebijakan fiskal dan alokasi transfer daerah agar tepat sasaran. (Rls-Kab).