BANGLI, KABARBALI.ID – Kondisi ruas Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali mengalami kerusakan.
Padahal, akses jalan yang menyedot anggaran miliaran rupiah tersebut baru saja selesai diperbaiki pada tahun 2025.
Kerusakan berulang ini memicu sorotan tajam dari jajaran DPRD Kabupaten Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli,
Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangli segera turun tangan melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti rusaknya jalan tersebut.
“Secara teknis Dinas PU merupakan pihak yang paling mengetahui kualitas pekerjaan dan penyebab kerusakan. Terlebih, setiap proyek infrastruktur memiliki konsultan pengawas dan pimpinan proyek (Pimpro) yang bertanggung jawab,” ujar politisi Partai Golkar ini, Kamis (20/8/2026).
Ia menegaskan, seluruh spesifikasi pekerjaan telah tertuang jelas dalam kontrak kerja. Ia meminta Dinas PU memastikan status masa pemeliharaan dari rekanan proyek.
“Jika masih dalam masa perawatan, PU harus segera memerintahkan rekanan untuk membenahi jalan tersebut dengan kualitas memadai. Jangan sampai baru diperbaiki, lalu rusak lagi. Yang dirugikan tentu masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta Dinas PU mengevaluasi apakah kerusakan dipicu oleh rendahnya kualitas pengerjaan, kesalahan teknis, atau faktor kelebihan beban kendaraan.
Jika ditemukan indikasi pelanggaran kualitas, Dinas PU diminta tegas memberikan sanksi hingga tindakan blacklist (daftar hitam) terhadap kontraktor.
Terkait dugaan kerusakan akibat lalu lalang truk pengangkut material galian C, IB Santosa mengingatkan agar hal tersebut tidak langsung dijadikan kambing hitam sebelum mengecek klasifikasi jalan.
“Harus dilihat dulu kelas jalannya. Kalau masuk kategori kelas I dan II semestinya bisa dilalui truk. Jadi, boleh atau tidaknya melintas harus mengacu pada ketentuan klasifikasi jalan tersebut,” terangnya.
Guna memastikan kondisi di lapangan, Komisi III DPRD Bangli berencana melakukan koordinasi internal untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi Jalan Bayung Gede–Batur. (Sam-Kab).