JAKARTA, KABARBALI.ID – Struktur latar belakang pendidikan 580 anggota DPR RI periode 2024–2029 mengalami pergeseran signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Selain penurunan proporsi lulusan magister (S2), angka transparansi riwayat pendidikan wakil rakyat periode ini juga menjadi sorotan.
Berdasarkan data profil anggota legislatif terpilih, sebagian besar wakil rakyat di Senayan memang tercatat sebagai tamatan perguruan tinggi. Namun, tingkat pendidikan tertinggi kini didominasi oleh lulusan Sarjana (S1).
Proporsi anggota DPR RI berpendidikan S1 pada periode 2024–2029 mencatatkan angka tertinggi sebesar 26,7 persen. Kondisi ini berbeda berbalik dibanding periode 2019–2024, di mana lulusan S2 mendominasi kursi parlemen dengan porsi mencapai 36,7 persen.

Di sisi lain, fenomena menarik terlihat dari tingkat keterbukaan data para anggota dewan. Proporsi anggota DPR RI yang tidak mempublikasikan latar belakang pendidikannya pada periode ini melonjak drastis hingga mencapai 36,4 persen.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan tajam jika dibandingkan dengan periode 2019–2024, di mana anggota parlemen yang tidak mempublikasikan riwayat pendidikannya hanya berada di angka 9 persen.
Pergeseran komposisi ini menunjukkan adanya dinamika baru dalam rekrutmen politik serta tingkat keterbukaan informasi publik terkait rekam jejak para wakil rakyat yang duduk di Senayan untuk lima tahun ke depan. (Kab/Red).