Balap Liar di Jembatan Merah PKB Dibubarkan, Polres Klungkung Amankan Grandmax Pengangkut Motor Drag

Pembinaan pembalap liar serta penahan kendaraan. Foto/dok Polres Klungkung

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Jembatan Merah yang seharusnya menjadi ikon kebanggaan, kini kembali disalahgunakan sebagai ajang balap liar.

Polres Klungkung melakukan penindakan tegas dengan mengamankan satu unit mobil Daihatsu Grandmax yang kedapatan mengangkut motor modifikasi untuk drag race, Jumat (8/5/2026).

Selain kendaraan, petugas juga mengamankan tujuh pemuda pelaku balap liar untuk diberikan pembinaan intensif di Mapolres Klungkung.

Para pelaku beserta orang tua mereka dipanggil ke Ruang Pelayanan Publik Polres Klungkung guna menerima arahan langsung dari Kasat Intelkam AKP Dewa Ketut Abdi, dan PLH Kasat Lantas Ipda I Gusti Made Anom Jaya Sudarsana.

Dalam arahannya, petugas menekankan bahwa aktivitas balap liar di kawasan PKB sangat membahayakan keselamatan nyawa, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lain. Polisi juga menyentil para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan anak remaja mereka, terutama pada malam hingga dini hari.

“Aktivitas ini mengganggu ketertiban umum. Kami mengimbau orang tua jangan membiarkan anaknya terlibat balap liar karena risiko kecelakaannya sangat tinggi dan merugikan banyak pihak,” tegas kasat Intel.

Sanksi Tilang dan Penindakan Tegas

Tak hanya sekadar pembinaan, Polres Klungkung tetap memberlakukan sanksi hukum berupa surat teguran dan tilang. Penindakan ini menyasar kendaraan roda empat (Grandmax) pengangkut motor serta kendaraan roda dua yang tidak sesuai standar keselamatan.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, menegaskan bahwa kepolisian tidak akan segan melakukan penindakan berkelanjutan demi menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamtibcarlantas).

“Kegiatan ini adalah upaya edukasi sekaligus shock therapy. Kami ingin meningkatkan kesadaran generasi muda agar tidak melakukan tindakan konyol yang membahayakan diri sendiri demi hobi yang salah tempat,” ujarnya.

Kawasan Jembatan Merah PKB kini akan mendapatkan pengawasan lebih ketat melalui patroli rutin guna memastikan wilayah tersebut bebas dari kebisingan knalpot brong dan aksi balap liar yang meresahkan. (Sta-Kab).

kabar Lainnya