KABARBALI.ID – Berdasarkan perhitungan kalender Bali pada Senin, 10 Agustus 2026, terdapat sejumlah dewasa ayu (hari baik) serta beberapa pantangan (ala-ayuning dewasa) yang patut dicermati oleh umat Hindu di Bali sebelum melaksanakan suatu kegiatan atau upacara keagamaan.
Hari ini menyoroti kehadiran hari baik Amerta Dadi dan Catur Laba, yang dinilai sangat mendukung untuk pelaksanaan upacara Dewa Yadnya, pemujaan terhadap leluhur, serta bepergian menuju arah utara. Selain itu, Jiwa Menganti juga memberikan energi positif bagi masyarakat yang berniat mulai bercocok tanam atau membuka usaha baru.
Meski demikian, umat imbau untuk memperhatikan keberadaan beberapa pantangan penting. Hari ini bertepatan dengan Kaleburau dan Purwanin Dina yang tidak disarankan untuk menggelar karya ayu, upacara Pitra Yadnya (seperti ngaben atau atiwa-tiwa), maupun Manusa Yadnya (seperti pernikahan/wiwaha dan potong gigi/mapendes) akibat adanya pengaruh Salah Wadi.
Masyarakat juga diingatkan mengenai pantangan Kala Tampak yang melarang pelaksanaan upacara perkawinan, serta Sampar Wangke yang diyakini kurang baik untuk melakukan hubungan bersenggama.
Secara umum, elemen padewasan pada Senin (10/8/2026) memiliki Pararasan Laku Api, Pancasuda Wisesa Segara, Ekajalaresi Kinasihan Amerta, serta Pratiti Bhawa.
| Nama Dewasa | Sifat & Peruntukan | Pengaruh / Anjuran |
| Amerta Dadi | Hari Baik | Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan leluhur. |
| Catur Laba | Hari Baik | Baik untuk bepergian ke arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. |
| Jiwa Menganti | Hari Baik | Baik untuk bercocok tanam dan memulai suatu usaha baru. |
| Kala Kutila | Hari Baik | Baik untuk memulai pekerjaan yang menggunakan api. |
| Kala Ngadeg | Hari Baik | Baik untuk membuat tembok pekarangan, gerbang, pagar, sangkar ayam, hingga bendungan. |
| Kala Tampak | Pantangan | Tidak baik untuk pelaksanaan upacara pernikahan (wiwaha). |
| Kaleburau & Purwanin Dina | Pantangan | Tidak baik melaksanakan karya ayu/yadnya dan upacara atiwa-tiwa/ngaben. |
| Salah Wadi | Pantangan | Tidak baik untuk Manusa Yadnya (nikah, potong gigi, potong rambut) dan Pitra Yadnya. |
| Sampar Wangke | Pantangan | Tidak baik untuk melakukan hubungan suami istri (bersenggama). |
Pararasan: Laku Api
Pancasuda: Wisesa Segara
Ekajalaresi: Kinasihan Amerta
Pratiti: Bhawa
(Kab).