

JAKARTA, KABARBALI.ID – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya (Gung Puma), mendatangi Kantor Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di Jakarta pada Selasa (6/10/2026).
Langkah ini diambil guna memperjuangkan penuntasan area titik buta sinyal (blank spot) serta konektivitas internet di kawasan pariwisata Kepulauan Nusa Penida.
Dalam kunjungan kerja yang didampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Klungkung I Wayan Sudiarsa tersebut, rombongan Pemkab Klungkung diterima langsung oleh Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Tony Suprianto.
Gung Puma mengungkapkan bahwa kendala lemah sinyal dan blank spot masih kerap dikeluhkan oleh masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara di sejumlah titik destinasi Nusa Penida. Sebagai destinasi wisata internasional, keberadaan konektivitas digital yang stabil dinilai sangat krusial.
“Kami hadir langsung untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan. Mengingat Nusa Penida kini menjadi destinasi wisata andalan internasional yang sangat bergantung pada konektivitas digital, kami berharap ada langkah afirmatif dari pusat untuk menuntaskan persoalan ini,” tegasnya.
Menanggapi laporan tersebut, Dirjen Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Tony Suprianto, menyatakan komitmennya untuk segera menerjunkan tim teknis ke lapangan guna melakukan verifikasi dan survei lokasi.
“Apabila dari hasil survei terbukti masih ditemukan titik lemah sinyal, Kemkomdigi akan segera berkoordinasi dengan para penyedia layanan (provider) untuk menghadirkan solusi taktis, mulai dari pengubahan orientasi antena, pemasangan penguat sinyal, hingga pembangunan BTS baru jika diperlukan,” terang Wayan Tony.
Selain penguatan jaringan seluler, pertemuan tersebut juga menyepakati pengembangan serta perluasan jangkauan layanan darurat Call Center 112 hingga ke Nusa Penida guna merespons cepat kondisi darurat warga maupun wisatawan di kawasan pulau terluar tersebut. (Sta-Kab).