

BADUNG, KABARBALI.ID – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi atas kuatnya semangat gotong royong dan rasa segilik-seguluk nyama braya krama Desa Adat Jagapati, Kecamatan Abiansemal, Badung, saat menghadiri Rangkaian Upacara Pitra Yadnya (Ngaben Kinembulan, Ngaben Ngerit, dan Atma Wedana) Massal, Senin (31/8/2026).
Acara tersebut turut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Bali I Made Bawa, Anggota DPRD Badung I Gede Budiyoga, Plt. Camat Abiansemal, Perbekel Jagapati, serta tokoh masyarakat setempat.
Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa pelaksanaan karya keagamaan secara gotong royong ini menjadi wujud nyata pelestarian adat, agama, dan budaya Bali yang diwariskan leluhur di tengah arus modernisasi.
“Pelaksanaan karya seperti ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Bali masih tetap kuat. Selain sebagai bentuk bakti kepada leluhur, karya Pitra Yadnya ini juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan,” ujar Adi Arnawa.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus memfasilitasi kegiatan adat dan keagamaan melalui dana APBDes maupun bantuan hibah daerah secara akuntabel dan taat regulasi.
Sementara itu, Ketua Panitia Manggala Karya menjelaskan bahwa Ngaben Ngerit Massal merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali demi efisiensi biaya dan menjaga kebersamaan krama. Seluruh sarana pengerjaan upakara dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.
Total pembiayaan kegiatan ini bersumber dari urunan krama sebesar Rp 107.100.000, punia donatur Rp 130.000.000, serta dukungan APBDes Jagapati senilai Rp 310.000.000. Rangkaian upacara telah berjalan selama tiga bulan, di mana prosesi Pengaskaran dijadwalkan pada 2 September dan puncak Ngaben berlangsung pada 3 September 2026. (Gus-Kab).