BADUNG, KABARBALI.id – Proses evakuasi dramatis terjadi di pesisir Pantai Cemongkak, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Kamis (23/4/2026). Dua warga negara asing (WNA) asal Rusia, Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20), berhasil diselamatkan setelah terjebak di bawah tebing curam saat air laut mulai pasang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Nyoman Sidakarya, mengungkapkan bahwa informasi kejadian diterima pihaknya sekitar pukul 13.10 WITA, setelah sebelumnya korban dilaporkan terjebak sejak pukul 11.30 WITA.
Mengingat posisi korban yang sulit dijangkau melalui jalur darat serta kondisi gelombang laut yang terus naik, tim SAR memutuskan untuk mengerahkan Helikopter SGi Air Bali guna mempercepat proses penyelamatan.
“Waktu kita sangat terbatas karena air laut mulai naik. Kami memutuskan evakuasi udara menggunakan sistem hoisting (katrol) untuk mengangkat korban satu per satu dari bawah tebing,” jelas Sidakarya.
Helikopter lepas landas dari Heliport Benoa pada pukul 14.46 WITA dengan membawa lima personel. Hanya dalam waktu 12 menit mengudara, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan manuver evakuasi di atas deburan ombak Pantai Cemongkak.
Proses evakuasi berjalan lancar meski tim harus berkejaran dengan waktu dan ombak besar. Sekitar pukul 15.15 WITA, kedua korban berhasil diangkat dan dibawa mendarat di Heliport SGi Air Bali dalam kondisi selamat.
“Kedua korban dalam kondisi baik. Sergei Starostin hanya mengalami luka ringan pada kaki dan siku kiri. Mereka menolak diperiksa ke rumah sakit, sehingga tim medis dari Klinik Nusa Medika hanya memberikan perawatan luka di lokasi,” tambah Sidakarya.
Operasi SAR ini melibatkan sinergi berbagai unsur, mulai dari Basarnas Bali, Polsek Kuta Selatan, Satpolair, Balawista, hingga staf Beach Club El Kabron dan masyarakat setempat yang sigap memberikan informasi awal. (Kri-Kab).