KABARBALI.ID – Penentuan hari baik atau Ala-Ayuning Dewasa merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Bali dalam memulai suatu pekerjaan agar berjalan harmonis dan mendapatkan berkah.
Berdasarkan perhitungan kalender Bali, Jumat (1/5/2026) memiliki sejumlah karakter khusus yang perlu diperhatikan, terutama bagi Anda yang berencana melaksanakan upacara keagamaan maupun aktivitas pertanian.
Berikut adalah rincian Ala-Ayuning Dewasa untuk Jumat, 1 Mei 2026:
Dewa Yadnya & Leluhur: Hari ini sangat baik untuk melaksanakan upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur (Amerta Dadi).
Panca Yadnya: Secara umum baik untuk melaksanakan Panca Yadnya, berdana punia (sedekah), dan melakukan pembersihan diri atau bersuci laksana (Ayu Dana).
Bhuta Yadnya: Hari ini tepat untuk pelaksanaan upacara Bhuta Yadnya (Kala Gumarang Munggah).
Pantangan: Perlu diperhatikan bahwa ada unsur Kala Dangastra dan Pamacekan yang menyebutkan kurang baik untuk memulai upacara besar (gawe ayu) atau pelaksanaan Yadnya tertentu lainnya. Konsultasi dengan tokoh agama tetap disarankan.
Gotong Royong: Hari yang sangat baik untuk melakukan kerja bakti, gotong royong, membentuk perkumpulan, atau memulai kampanye (Semut Sedulur).
Konstruksi: Baik untuk membangun tembok pekarangan dan membangun secara umum (Amerta Masa). Namun, hindari membuat peralatan dari besi (Pepedan).
Pertanian: Sangat mendukung untuk membuka lahan baru, bercocok tanam, dan mengerjakan sawah atau tegalan.
Pantangan Tanah: Terdapat karakter Kala Sor yang mengingatkan untuk berhati-hati dalam pekerjaan yang berhubungan langsung dengan tanah seperti membajak atau membuat terowongan.
Baik untuk membuat alat penangkap ikan seperti jaring atau tombak ikan.
Baik untuk pembuatan senjata tajam (Kala Jangkut).
Pernikahan: Hari ini tidak baik untuk melaksanakan upacara perkawinan atau manusa yadnya pernikahan (Kala Tampak).
Upacara Kematian: Sangat dilarang untuk mengubur atau membakar mayat (Semut Sedulur).
Pertanian Tertentu: Tidak baik untuk menanam sirih dan tembakau.
Pararasan: Laku Bintang
Pancasuda: Lebu Katiup Angin
Ekajalaresi: Suka Pinanggih (Artinya: Menemukan kebahagiaan/kesenangan)
Pratiti: Separsa
Secara garis besar, 1 Mei 2026 adalah hari yang luar biasa untuk memperkuat ikatan sosial melalui gotong royong dan melaksanakan pemujaan kepada manifestasi Tuhan (Dewa Yadnya). Namun, sangat disarankan untuk menghindari kegiatan yang bersifat sakral terkait pernikahan dan prosesi kematian.
Tetaplah berpedoman pada niat yang tulus (satwika) dalam setiap aktivitas yang dijalankan. Rahayu. (Kab).