KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Kematian misterius I Nyoman Cita (50), seorang pedagang lawar godel sekaligus pengusaha katering asal Klungkung, menyisakan teka-teki besar.
Korban ditemukan tewas mengambang dengan kondisi penuh luka di aliran Tukad Bubuh, Bypass Ida Bagus Mantra, Rabu (1/7/2026) petang. Jasad korban ditemukan berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi awal tempatnya mandi.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Klungkung kini tengah bergerak cepat menyisir jalur aliran sungai untuk mengumpulkan bukti-bukti penguat. Dugaan awal mengarah pada aksi kekerasan, mengingat adanya sejumlah luka mencurigakan pada tubuh pria yang akrab disapa Pak Man Colik ini.
Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Reno Chandra Wibowo, mengungkapkan bahwa petugas di lapangan menemukan beberapa barang bukti milik korban di pinggir sungai, namun pakaian dan perhiasan berharganya raib.
“Ditemukan sandal satu, HP korban di pinggir sungai, sedangkan pakaian tidak ada. Kalung yang biasa digunakan juga tidak ada di tubuh korban,” ujar Reno di lokasi pencarian, Kamis (2/7/2026).
Secara kasat mata, tubuh korban mengalami luka robek di bagian pinggang, punggung, dan perut, serta terdapat bekas jeratan di bagian leher. Guna memastikan penyebab pasti kematian, jasad korban telah dievakuasi ke RSUP Prof. G.N.G. Ngoerah, Denpasar, untuk dilakukan otopsi.
“Belum dipastikan itu tusukan senjata tajam, kaca, atau yang lain. Nanti hasil dari forensik yang akan memastikan itu. Secara kasat mata (diduga) itu senjata tajam karena irisan halus,” imbuh Reno.
Indikasi adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan diperkuat oleh kesaksian keluarga. Adik korban, I Ketut Buda Ana, membeberkan bahwa sang kakak mengenakan perhiasan bernilai tinggi saat pergi dari rumah. Saat jasadnya ditemukan, seluruh perhiasan tersebut sudah hilang.
“Kalung saja 70 gram, liontinnya saya tidak tahu berapa (beratnya), itu emas Antam,” kata Buda Ana pilu.
Meskipun terpukul, pihak keluarga menyatakan telah mengizinkan kepolisian untuk melakukan proses otopsi secara menyeluruh. Keluarga berharap dalang di balik kematian tragis Pak Man Colik bisa segera terungkap.
Sebelumnya, jasad Nyoman Cita ditemukan pertama kali oleh warga dalam posisi telungkup dan mengambang mengikuti arus Tukad Bubuh. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pemeriksaan saksi, dan analisis tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga kuat menjadi korban penganiayaan terlebih dahulu sebelum akhirnya hanyut di sungai. (Sta-Kab).