Minta Ayam Paksa Berujung Bui: 5 Pengeroyok Sopir Pick Up di Abiansemal Ditangkap Polisi

Capture rekaman cctv kasus keroyok di Abiansemal

BADUNG, KABARBALI.ID — Aparat kepolisian menangkap lima pria yang terlibat aksi pengeroyokan terhadap seorang sopir mobil pick up pengangkut ayam potong beserta dua rekannya di Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali.

Penganiayaan brutal tersebut dipicu kekesalan para pelaku lantaran permintaan ayam gratisnya ditolak korban.

​Kelima pelaku yang kini sudah berstatus tersangka seluruhnya merupakan orang dewasa. Mereka ditangkap tim gabungan pada Rabu (19/8/2026) dan langsung dijebloskan ke sel tahanan Polsek Abiansemal.

​”Ya, sudah kami amankan, ada lima orang dan saat ini sudah dimintai keterangan. Penangkapan Rabu kemarin,” kata PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Kamis (20/8/2026).

​Ayu menegaskan, polisi tidak memberikan toleransi terhadap aksi premanisme jalanan tersebut.

Saat ini, penyidik masih menginterogasi para pelaku guna mendalami peran masing-masing serta motif mendalam di balik penyerangan tersebut.

​”Saat ini lima pelaku sudah kami tahan di Polsek Abiansemal untuk pemeriksaan lebih mendalam. Semua pelaku yang ditangkap ini statusnya sudah dewasa,” ujar Ayu.

​Aksi penganiayaan bersama-sama ini terjadi di area parkir kandang ayam petelur Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Abiansemal, pada Selasa (18/8/2026) dini hari.

Kejadian bermula ketika mobil pengangkut ayam yang dikendarai korban mendadak diadang sekelompok pemuda di kawasan Tebajero.

​Kelompok tersebut meminta ayam potong secara paksa. Namun, karena korban menolak memberikan barang dagangannya, para pelaku tersulut emosi dan menendang mobil korban hingga memicu percekcokan mulut.

​Perselisihan tersebut berlanjut hingga ke lokasi parkir kandang ayam di Banjar Batu Bayan, di mana para pelaku mendatangi dan menyerang korban secara membabi buta. Akibatnya, tiga orang menjadi korban pemukulan brutal hingga menderita luka parah di sejumlah bagian tubuh.

​”Para korban mengalami luka memar di bagian rahang, leher, dada, hingga luka pada area mata akibat dihajar para pelaku,” jelas Ayu.

​Dua korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Puskesmas Abiansemal IV untuk mendapatkan penanganan medis awal. Sementara satu korban lainnya yang mengalami luka cukup serius harus dirujuk ke Rumah Sakit Bindu Husada. (Gus-Kab).

kabar Lainnya