Angkat Pesona Bunga Teratai, Dekranasda Buleleng Resmi Rilis Endek Tunjung Ungu di Panggung BulFest

etua Dekranasda Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra meluncurkan kain tenun motif Endek Tunjung Ungu pada panggung utama Buleleng Festival (BulFest) 2026 di Singaraja, Rabu (19/8/2026). (Foto: Dok. Humas Pemkab Buleleng / kabarbali.id)

BULELENG, KABARBALI.ID – Pesona filosofis bunga teratai ungu kini resmi menjelma dalam balutan kain tenun khas Buleleng. Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, merilis secara resmi kain Endek Tunjung Ungu di Panggung Utama Buleleng Festival (BulFest) 2026, Rabu (19/8/2026) malam.

Peluncuran yang dirangkai dengan peragaan busana bertema “Askara – Wastra Tunjung Ungu” tersebut merupakan wujud komitmen Dekranasda Buleleng untuk memodernisasi serta melestarikan wastra daerah agar semakin diminati generasi muda hingga pasar busana internasional.

Prosesi peluncuran ditandai secara simbolis melalui pemintalan benang oleh Ny. Wardhany Sutjidra didampingi Ketua Gatriwara Ny. Luh Parmiti Arya dan Ketua DWP Ny. Dewi Suyasa.

Selanjutnya, dilakukan pengalungan syal Endek Tunjung Ungu masing-masing kepada Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, serta Sekda Buleleng Gede Suyasa.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Dekranasda untuk terus mendorong pelestarian tenun endek motif tunjung ungu agar semakin dikenal, dicintai, dan mampu berkembang mengikuti tren fashion masa kini,” ujar Ny. Wardhany Sutjidra, Rabu (19/8/2026).

Motif Endek Tunjung Ungu merupakan karya kolaborasi antara Dekranasda Buleleng bersama para perajin dan desainer lokal. Kain tenun ini dirancang dengan tampilan modern, elegan, namun tetap memancarkan karakter khas bumi Panji Sakti.

Melalui ajang Buleleng Festival 2026, Ny. Wardhany mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bangga menggunakan busana wastra lokal. Langkah ini diyakini tak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi para perajin tenun di Buleleng. (Kar-Kab).

kabar Lainnya