Pencarian Remaja Asal Karangasem yang Terseret Arus di Pantai Keramas Gianyar

Tim SAR Gabungan saat melaksanakan persiapan dan penyisiran dalam Operasi SAR H.2 pencarian korban terseret arus di Pantai Keramas, Blahbatuh, Gianyar, Senin (2/11/2026). (Foto: Dok. istimewa / kabarbali.id)

GIANYAR, KABARBALI.ID – Memasuki hari kedua pencarian (H.2), Senin (2/11/2026), Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian terhadap seorang remaja laki-laki bernama I Gede Yuda Pratama (19), asal Karangasem, yang dilaporkan terseret arus saat mandi di Pantai Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Denpasar mengerahkan kekuatan penuh dengan membagi satuan gerak (Search and Rescue Unit / SRU) baik di laut, darat, maupun udara, guna mengoptimalkan pencarian korban pada koordinat awal 8°35’49.4″S 115°20’24.2″E.

Pembagian Area dan Strategi Pencarian Hari Kedua

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar selaku Mission Coordinator (SMC) menjelaskan bahwa operasi hari kedua diawali dengan briefing koordinasi, penekanan aspek keselamatan kerja, serta pembagian area pencarian (search area) yang terbagi menjadi tiga lini utama:

  1. SRU Laut: Mengerahkan Rubber Boat Basarnas dengan luas pencarian 2,1 NM serta RIB 02 Denpasar dengan luas pencarian mencapai 5 NM (luas search area total hingga 7 NM²) yang menyisir titik-titik koordinat perairan laut selatan Gianyar.

  2. SRU Darat: Melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai sejauh kurang lebih 1,5 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian.

  3. SRU Udara: Menerjunkan 1 unit Drone Thermal untuk melakukan pemantauan udara secara intensif pada titik-titik yang dicurigai.

Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar lokasi pada Senin pagi terpantau hujan ringan dengan kecepatan angin berkisar antara 4–33 km/jam dari arah Timur-Tenggara, arus laut mengarah ke barat daya dengan ketinggian ombak sekitar 1,0 meter, serta jarak pandang sejauh 5,1 kilometer.

Berbagai alat utama (Alut) turut dikerahkan, di antaranya 1 unit Rapid Land SAR Unit, 1 unit RIB 02 Denpasar, 1 unit Rubber Boat, perlengkapan penyelamatan air (palsar air), alat komunikasi, 1 unit Drone Thermal, palsar medis, serta perangkat navigasi GPS dan teropong binokular.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih bekerja keras di lapangan untuk menemukan korban. Perkembangan lebih lanjut terkait hasil operasi SAR akan terus disampaikan secara berkala. (Tut-Kab).

kabar Lainnya