

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pesta demokrasi tingkat desa di Desa Nyanglan rampung dengan hasil gemilang.
Berdasarkan rekapitulasi perolehan suara sementara, I Ketut Baskara (Nomor Urut 2) dipastikan terpilih sebagai Perbekel Desa Nyanglan untuk masa jabatan 8 tahun mendatang setelah mendulang dukungan mayoritas dari masyarakat.
Dalam kontestasi pemilihan tersebut, pasangan calon nomor urut 02 tampil unggul telak dengan meraup total 645 suara (akumulasi dari perolehan 273, 208, dan 164 suara di masing-masing TPS/wilayah pemungutan suara).
Sementara itu, pasangan calon nomor urut 01 tercatat mengantongi 197 suara (36 + 77 + 84 suara).
Kemenangan ini sekaligus menandai babak baru pengabdian I Ketut Baskara bagi tanah kelahirannya, memimpin wilayah desa yang membentang di dua kawasan adat lintas kabupaten, yakni di Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Bangli.
Lahir di Klungkung pada 28 Juni 1990, I Ketut Baskara merupakan sosok figur pemimpin muda yang sarat pengalaman, baik di sektor swasta maupun organisasi kemasyarakatan di tingkat desa.
Ia menempuh masa pendidikan dasarnya di SD Negeri Nyanglan, melanjutkan ke SMPN 2 Banjarangkan, SMAN 2 Semarapura, hingga menimba ilmu keahlian di Sekolah Perhotelan Bali.
Rekam jejak profesionalnya terbagi dalam dua fase besar. Ia sempat mendedikasikan diri sebagai pegawai hotel pada periode 2011–2020, sebelum akhirnya banting setir menjadi wirausahawan mandiri sebagai penyedia/supplier seafood sejak tahun 2020 hingga sekarang.
Di bidang pemerintahan desa, kapasitas kepemimpinannya sudah teruji tatkala dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nyanglan periode 2024–2026. Dalam kehidupan rumah tangga, Baskara hidup harmonis bersama satu orang istri dan tiga orang anak.
Di bawah kepemimpinannya, I Ketut Baskara mengusung visi besar yang terangkum dalam akronim BASKARA, yakni:
“Dengan Semangat Gotong Royong dan Berlandaskan Tri Hita Karana, Kita Wujudkan Desa Nyanglan yang Bersih, Aman, Sejahtera, Kreatif, Akuntabel, Responsif, Andal (BASKARA).”
Guna mewujudkan visi tersebut, Baskara telah merumuskan lima misi strategis, meliputi:
1. Mewujudkan tata kelola pemerintah desa yang baik (good governance).
2. Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) secara bertahap.
3. Menjadikan desa yang berbudaya dengan memperkuat integritas jati diri sebagai “Nak Bali”.
4. Mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana secara nyata dalam kegiatan dan program rutin desa.
5. Pemerataan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Dengan latar belakang pengalaman birokrasi desa dan jiwa kewirausahaan yang dimilikinya, masyarakat Desa Nyanglan menaruh harapan besar agar kepemimpinan I Ketut Baskara mampu membawa kemajuan, kesejahteraan, serta merangkul seluruh warga di dua wilayah adat Klungkung dan Bangli secara inklusif. (Sta-Kab).