KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Warga Jalan Hawai, Kelurahan Semarapura Kelod, Klungkung dikejutkan dengan penemuan jenazah Putu Sumendra (74) di area belakang rumahnya pada Sabtu (9/5/2026) pagi.
Pensiunan swasta tersebut ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya setelah sempat dilaporkan hilang sejak Jumat sore.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menjelaskan, peristiwa bermula saat anak korban, Ketut Surya Hermawan (37), berkunjung ke rumah korban pada Jumat (8/5) sekitar pukul 17.30 WITA untuk membawakan makanan dan menjenguk ayahnya. Namun, saat itu korban tidak ditemukan di dalam rumah.
Khawatir dengan keberadaan sang ayah, saksi kemudian menghubungi kakaknya, Nyoman Surya Dharma (42), yang tinggal di Gianyar untuk memastikan apakah korban berada di sana. Karena tidak ada, kedua saksi dibantu keluarga lain melakukan pencarian di seputaran Klungkung hingga tengah malam, namun nihil.
“Pencarian berlanjut hingga Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 WITA. Saksi akhirnya menemukan korban di ujung tembok belakang rumah sebelah utara dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang miring ke kiri,” jelasnya Sabtu.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam. Kondisi jenazah mulai mengeluarkan aroma tidak sedap dan terdapat luka melepuh pada bagian kaki akibat terpapar sinar matahari dalam waktu lama.
Pihak keluarga mengungkapkan bahwa Putu Sumendra memiliki riwayat penyakit diabetes, hipertensi (tensi), dan sudah dalam kondisi linglung. Korban selama ini tinggal bersama istrinya yang sudah lanjut usia dan anak keduanya yang menderita sakit stroke.
“Keluarga menyebutkan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit dan kondisi fisiknya sudah menurun (linglung). Setiap harinya, anak korban rutin datang mengecek dan membawakan makanan ke rumah tersebut,” ungkapnya.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat terjatuh. Indikasi ini diperkuat dengan adanya darah yang keluar dari telinga dan mulut yang diduga akibat benturan saat terjatuh atau pecahnya pembuluh darah.
Saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD Klungkung untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh dr. Made Batubulan. Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan tidak menaruh kecurigaan terhadap pihak manapun atas peristiwa tersebut. (Sta-kab).