KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali menegaskan komitmen tinggi dalam menjaga taksu serta kelestarian seni budaya Bali di kancah provinsi.
Melalui persiapan matang, jajaran sekaa, sanggar seni, dan komunitas maestro dari empat kecamatan di Bumi serombotan resmi dikerahkan sebagai Duta Daerah untuk tampil habis-habisan dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berpusat di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Denpasar.
Keikutsertaan kontingen Klungkung ini tidak sekadar untuk memenuhi undangan seremonial, melainkan menjadi panggung strategis bagi unjuk kreativitas, kualitas, serta pembuktian hasil pembinaan regenerasi seniman lokal kepada publik yang lebih luas.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Klungkung, Tjokorda Gde Romy Tanaya, menjelaskan bahwa seluruh seniman yang terpilih mewakili daerah merupakan representasi kekayaan kultural Klungkung daratan hingga kepulauan Nusa Penida.
“Partisipasi para seniman dan pelaku seni dari Kabupaten Klungkung pada PKB tahun ini menjadi momentum penting untuk menampilkan kreativitas, kualitas, dan kekayaan seni budaya yang dimiliki daerah,” ujar Tjokorda Gde Romy Tanaya saat memberikan keterangan resmi, Senin (22/6/2026).
Guna memudahkan Semeton Klungkung memberikan dukungan langsung ke Art Center Denpasar, berikut adalah linimasa rincian penampilan kategori Utsawa (Parade) dan Wimbakara (Lomba) yang diikuti:
Agenda yang Telah Berlangsung (Juni 2026):
14 Juni 2026: Utsawa Gong Kebyar Anak-anak oleh Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Candra Nirwana, Desa Pikat, Kecamatan Dawan.
15 Juni 2026: Wimbakara Gender Wayang oleh Komunitas Semaralaras, Banjar Adat Kemoning, Kecamatan Klungkung.
18 Juni 2026: Wimbakara Balaganjur Remaja oleh Sekaa Balaganjur Yowana Bala Oncer Ganda, Desa Adat Gelgel, Kecamatan Klungkung.
20 Juni 2026: Utsawa Arja Klasik oleh Sanggar Sudamala, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung.
21 Juni 2026: Wimbakara Taman Penasar oleh Komunitas Saka Gading, Desa Adat Sangkanbuana, Kecamatan Klungkung.
22 Juni 2026: Utsawa Palegongan Klasik Khas oleh Sekaa Gong Panji Gita Semara, Banjar Budaga, Kelurahan Semarapura Kauh.
Agenda Mendatang (Juni – Juli 2026):
24 Juni 2026: Utsawa Joged Bumbung Tradisi oleh Sekaa Joged Werdi Kusuma, Banjar Kawan, Desa Adat Besang Kawan Toh Jiwa, Kelurahan Semarapura Kaja.
25 Juni 2026: Wimbakara Tari Barong Ket oleh Sanggar Seni Sangku Mas, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan.
29 Juni 2026: Utsawa Gong Kebyar Wanita oleh Sekaa Gong Kebyar Wanita Komunitas Wakul Mas (Wadon Klungkung Masikian), Kecamatan Banjarangkan.
1 Juli 2026: Utsawa Janger Tradisi Remaja oleh Sanggar Dhira Pradiva, Banjar Sala, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan.
7 Juli 2026: Utsawa Wayang Kulit oleh Sanggar Alas Harum, Banjar Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan.
7 Juli 2026: Utsawa Gong Kebyar Dewasa oleh Sekaa Gong Kebyar Githa Remaja, Banjar Gelagah, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida.
10 Juli 2026: Utsawa Drama Gong Tradisi oleh Sekaa Drama Gong Madu Suara Budaya, Banjar Sebunibus, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida.
Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar seluruh kontingen dapat menyajikan performa terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai estetika murni kebudayaan Bali serta sportivitas selama masa perlombaan.
Pihak Setda Klungkung juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina, pelatih, kru pendukung, dan masyarakat luas yang telah mendedikasikan waktu serta tenaganya selama berbulan-bulan dalam proses persiapan.
“Semoga seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik, mengharumkan nama Kabupaten Klungkung, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan warisan budaya Bali,” pungkas Tjok Romy. (Sta-Kab).