Ala-Ayuning Dewasa 1 September 2026 : Hari Baik Membuat Peraturan dan Memulai Usaha Dagang

Aktivitas kebudayaan dan tradisi masyarakat Bali.

KABARBALI.ID – Umat Hindu di Bali mengenal tata perhitungan hari baik dan buruk berdasarkan sistem wariga tradisional yang disebut Ala-Ayuning Dewasa. Berdasarkan perhitungan penanggalan Bali, hari Selasa (1/9/2026) memiliki sejumlah padewasan yang cocok untuk penyusunan peraturan, aktivitas pertanian, hingga memulai usaha dagang, namun pantang untuk menggelar upacara yadnya tertentu.

Berdasarkan wariga Bali pada Selasa, 1 September 2026, terdapat Dauh Ayu yang bermakna baik untuk membuat awig-awig (peraturan adat), perancangan undang-undang, serta memulai pengerjaan fisik atau bangunan.

Di sektor pertanian dan usaha, hari ini dinaungi oleh Srigati dan Srigati Turun. Kombinasi padewasan ini sangat baik untuk menyimpan maupun menurunkan padi dari lumbung, mengaturkan yadnya di lumbung, menanam bibit kelapa, serta mulai memproduksi barang dagangan. Selain itu, hadir pula padewasan Pepedan yang mendukung aktivitas pembukaan lahan pertanian baru.

Meski demikian, terdapat pula padewasan Kaleburau. Menurut keyakinan masyarakat Bali, Kaleburau tergolong alahing dewasa yang melarang pelaksanaan karya ayu atau yadnya, serta tidak baik untuk melaksanakan prosesi atiwa-tiwa atau ngaben. Sementara itu, padewasan Pepedan juga memberi pantangan agar tidak membuat alat-alat yang bersumber dari bahan besi pada hari ini.

Secara keperibadian wariga, unsur pendukung atau pancawara/saptawara pada hari ini meliputi Pararasan: Laku Api, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Manggih Suka, serta Pratiti: Separsa.

RINGKASAN ALA-AYUNING DEWASA (SELASA, 1 SEPTEMBER 2026)

PadewasanKarakteristik & Peruntukan
Dauh AyuBaik: Membuat awig-awig, peraturan, undang-undang, serta membangun sarana fisik.
Srigati & Srigati TurunBaik: Membibit/menanam padi, menyimpan atau menurunkan padi di lumbung, ngaturang yadnya di lumbung, menanam kelapa, serta membuat barang dagangan.
Pepedan

Baik: Membuka lahan pertanian baru.

Tidak Baik: Membuat peralatan atau perkakas dari bahan besi.

KaleburauTidak Baik: Melaksanakan karya ayu / yadnya serta upacara atiwa-tiwa / ngaben.

(Kab/Red).

kabar Lainnya