

KABARBALI.ID – Umat Hindu di Bali senantiasa memedomani perhitungan Ala-Ayuning Dewasa atau padewasan dalam Kalender Bali untuk memilih hari yang tepat dalam melaksanakan aktivitas keagamaan, pertanian, maupun pekerjaan pertukangan sehari-hari.
Berdasarkan perhitungan Kalender Bali, pada Minggu, 13 September 2026 (Redite Pon), hari dinaungi oleh Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Luwih Bagia, serta Pratiti: Bhawa.
Secara umum, padewasan pada hari ini memuat beberapa petunjuk baik untuk aktivitas perkebunan dan pembuatan peralatan tajam, namun memiliki cukup banyak pantangan untuk pelaksanaan upacara besar (yadnya).
Bagi krama yang ingin beraktivitas di bidang pertanian atau pertukangan, terdapat beberapa unsur padewasan yang memberikan keberkahan pada 13 September 2026.
Unsur Kajeng Rendetan dan Dadig Krana dinilai sangat baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah, tebu, serta mentimun. Keberadaan Kala Gumarang Turun juga mendukung aktivitas menanam sirih dan tembakau, meski kurang baik untuk pembuatan bibit baru.
Bagi perajin atau pande besi, keberadaan Kala Sudangastra dan Macekan Lanang memberikan nilai positif untuk membuat alat-alat yang memiliki bentuk runcing maupun senjata perhiasan tradisi seperti taji, tombak, keris, hingga alat penangkap ikan.
Selain itu, unsur Geni Rawana mendukung berbagai jenis pekerjaan yang memanfaatkan media api.
Kendati memiliki nilai baik untuk sektor pertanian tertentu dan pertukangan besi, hari ini memuat pantangan ketat bagi pelaksanaan upacara yadnya.
Unsur Salah Wadi, Carik Walangati, dan Rangda Tiga secara tegas menyebutkan bahwa hari ini tidak baik untuk melaksanakan upacara Manusa Yadnya (seperti pernikahan/wiwaha, potong gigi/mapendes, potong rambut) maupun Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, dan ngasti).
Elemen Dadig Krana dan Karna Sula juga mengingatkan agar tidak menggelar rapat atau pertemuan penting, serta membatasi percakapan yang berpotensi menimbulkan salah paham.
Sementara bagi peternak, keberadaan Kala Bangkung dan Kala Nanggung mengindikasikan hari ini kurang tepat untuk mulai memelihara hewan ternak maupun menangkap dan membeli binatang peliharaan baru. (Kab/Red).