

KABARBALI.ID – Umat Hindu di Bali senantiasa memperhatikan perhitungan ala-ayuning dewasa (hari baik dan buruk) dalam kalender Bali sebelum melakukan berbagai aktivitas keagamaan, adat, maupun pekerjaan harian.
Berdasarkan perhitungan kalender Bali pada Rabu, 9 September 2026, terdapat beberapa dewasa yang menaungi hari tersebut dengan berbagai karakteristik pantangan dan anjuran.
Salah satu dewasa ayu (hari baik) yang jatuh pada hari ini adalah Cintamanik, yang dipercaya sangat baik untuk melaksanakan upacara potong rambut atau potong чати/mepetik.
Selain Cintamanik, terdapat penanggalan Ratu Magelung yang dinilai baik untuk menanam pohon kelapa, serta Pepedan yang cocok dimanfaatkan untuk membuka lahan pertanian baru.
Kendati demikian, krama Bali diimbau untuk memperhatikan beberapa ala dewasa (pantangan hari) berikut:
Rangda Tiga: Tidak baik (alangan) untuk menyelenggarakan upacara pernikahan atau pawiwahan.
Geni Rawana: Baik untuk pekerjaan yang memanfaatkan media api. Namun, tidak baik untuk mengatapi rumah, upacara melaspas, maupun aktivitas bercocok tanam.
Kala Sor: Tidak baik untuk aktivitas yang bersentuhan langsung dengan tanah, seperti membajak sawah, bercocok tanam, atau membuat terowongan.
Pepedan: Selain baik membuka lahan, hari ini tidak baik untuk membuat peralatan atau perkakas dari bahan besi.
Dari penanggalan tradisional Bali, unsur-unsur spiritual yang menaungi Rabu, 9 September 2026 meliputi:
Pararasan: Aras Tuding
Pancasuda: Satria Wibawa
Ekajalaresi: Kinasihaning Jana
Pratiti: Tresna
Kombinasi unsur Pancasuda Satria Wibawa dan Ekajalaresi Kinasihaning Jana memberikan karakter kewibawaan serta disukai atau dikasihi oleh banyak orang bagi siapapun yang melakukan aktivitas positif pada hari ini. (Kab/Red).