Bersihkan Rumput Ujung Maut, Kakek 75 Tahun di Petang Jatuh ke Jurang Curam

Petugas Damkarmat Badung bersama tim gabungan menaikkan tandu evakuasi I Made Arse (75), lansia yang jatuh ke jurang kedalaman 50 meter di Desa Pangsan, Petang, Badung, Minggu (6/9/2026). (Foto: Dok. Damkarmat Badung / kabarbali.id)

BADUNG, KABARBALI.ID – Nasib naas menimpa seorang lansia di Kabupaten Badung. I Made Arse (75) meninggal dunia usai jatuh terperosok ke dalam jurang berkedalaman sekitar 50 meter saat membersihkan rumput di tebing wilayah Banjar Sekarmuti, Desa Pangsan, Kecamatan Petang, Badung, Minggu (6/9/2026).

Laporan musibah tersebut diterima Pos Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Badung sekitar pukul 11.18 WITA melalui saluran telepon kantor dari Pos Petang, yang diteruskan oleh saksi warga setempat bernama I Wayan Agus Saputra.

Ketua Regu Damkarmat Badung, I Komang Guna, mengonfirmasi bahwa korban terjatuh saat beraktivitas di area tebing kecenderungan curam yang dipenuhi semak-semak.

“Korban jatuh ke jurang saat sedang membersihkan rumput di area tebing sekitar lokasi kejadian. Laporan masuk pukul 11.18 WITA,” ujar I Komang Guna seizin Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, Minggu (6/9/2026).

Kerahkan Armada Rescue 03 dan Tiba dalam 15 Menit

Menerima informasi darurat tersebut, tim penyelamat bersama armada Rescue 03 dari Pos Induk langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian di Jalan Dedari, Desa Pangsan.

“Petugas berangkat dari pos pukul 11.20 WITA dan tiba di lokasi Jalan Dedari pukul 11.35 WITA. Kami langsung menyiapkan peralatan penanganan evakuasi begitu sampai di atas tebing,” kata Komang Guna.

Di bawah komando penanganan lapangan I Putu Subirta, tim penyelamat yang terdiri atas unsur Damkarmat Kecamatan Petang, aparat Desa Pangsan, jajaran kepolisian, serta tim medis setempat merancang skema pengangkatan korban.

Penarikan Tandu Manual Satu Jam Menembus Medan Curam

Proses evakuasi fisik memakan energi cukup besar akibat kecuraman dan kedalaman jurang yang mencapai 50 meter.

Tim gabungan harus menuruni tebing, mengikat tubuh korban pada tandu khusus, lalu menariknya secara manual menggunakan sistem tali ke puncak tebing.

“Proses evakuasi dilakukan dengan cara menarik tandu dari dasar jurang. Evakuasi ini berlangsung sekitar satu jam,” terangnya.

Namun akibat benturan keras saat terjatuh ke dasar jurang yang dalam, nyawa I Made Arse tidak dapat diselamatkan.

Usai dievakuasi ke permukaan sekitar pukul 12.35 WITA, jasad korban sempat dilarikan ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses penguburan. (Gus-Kab).

kabar Lainnya