KABARBALI.ID – Bagi masyarakat Bali, memperhitungkan Ala-Ayuning Dewasa (tata cara menentukan hari baik dan buruk berdasarkan kalender tradisional Bali) merupakan bagian penting dalam menjalankan kehidupan sehari-hari maupun upacara keagamaan.
Berdasarkan perhitungan kalender Bali pada Jumat, 31 Juli 2026, terdapat beberapa wariga atau dewasa yang memandu aktivitas masyarakat, mulai dari urusan pertanian, peternakan, hingga tata kelola keuangan pribadi.
Berikut adalah uraian Ala-Ayuning Dewasa untuk Jumat, 31 Juli 2026:
Kala Upa (Alahing Dewasa 4): Merupakan hari yang sangat baik untuk memulai memelihara atau membeli hewan ternak (wewalungan), seperti sapi, babi, maupun unggas.
Kala Katemu (Alahing Dewasa 3): Waktu yang baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat (mikat burung), memasang jerat atau kungkungan, serta sangat tepat untuk mengadakan pertemuan atau silaturahmi.
Banyu Urug (Alahing Dewasa 3): Sangat baik dimanfaatkan untuk pekerjaan konstruksi pengairan seperti membuat bendungan atau tanggul.
Babi Turun (Alahing Dewasa 4): Hari yang dianggap baik untuk memasang sesirep (perlindungan atau penolak bala tradisi).
Kala Sarang (Alahing Dewasa 3): Mengandung energi atau sifat boros dan konsumtif (terapas). Sangat tidak dianjurkan untuk melakukan transaksi belanja besar atau pengeluaran finansial yang tidak mendesak.
Banyu Urug: Meskipun baik untuk bendungan, perincian hari ini tidak baik (pantangan) untuk mulai menggali atau membuat sumur air.
Purwanin Dina (Alahing Dewasa 4) & Naga Naut (Alahing Dewasa 1): Secara umum tidak disarankan sebagai dewasa ayu untuk melangsungkan acara-acara besar yang bersifat monumental.
Adapun unsur perhitungan penjelas (padewasan) hari ini dinaungi oleh Pararasan: Laku Pandita Sakti, Pancasuda: Sumur Sinaba (melambangkan sumber pengetahuan. (Kab).