DENPASAR, KABARBALI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar merilis rincian prakiraan cuaca untuk sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bali pada Senin (27/7/2026). Secara umum, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Bali diprediksi dominan berawan, dengan potensi hujan ringan hingga peringatan dini cuaca ekstrem lokal di beberapa titik.
Kota Denpasar diprakirakan cerah sepanjang hari dengan kisaran suhu udara 23–32 °C dan kelembapan 72–92%. Sementara itu, Kabupaten Gianyar berpotensi diguyur hujan ringan dengan suhu 22–28 °C. Adapun wilayah lainnya seperti Jembrana, Tabanan, Badung, Klungkung, Bangli, Karangasem, dan Buleleng diprediksi berawan.
Suhu terendah tercatat di wilayah Kabupaten Bangli yang mencapai 19 °C, sedangkan suhu tertinggi berpotensi terjadi di Klungkung dan Denpasar yang mencapai 32 °C.
BMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan terkait potensi cuakabarbali.id, bmkg bali, cuaca bali hari ini, prakiraan cuaca 27 juli 2026, peringatan dini cuaca bali, tinggi gelombang laut bali, cuaca denpasar, cuaca gianyarca ekstrem yang berlaku mulai pukul 06.00 WITA hingga 08.00 WITA.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terdeteksi berawal di wilayah Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Kondisi tersebut diperkirakan dapat meluas ke sejumlah kawasan urban dan pesisir lainnya, meliputi:
Kabupaten Gianyar: Blahbatuh dan Gianyar.
Kabupaten Badung: Kuta, Kuta Utara, Kuta Selatan, Mengwi, dan Abiansemal.
Kabupaten Tabanan: Kediri.
Kabupaten Klungkung: Banjarangkan, Klungkung, Dawan, hingga Nusa Penida.
Kota Denpasar: Denpasar Utara, Denpasar Selatan, Denpasar Barat, dan Denpasar Timur.
Di sektor perairan, BMKG meminta para nelayan, pelaku usaha wisata bahari, dan pengguna jasa transportasi laut untuk mewaspadai peningkatan kecepatan angin serta tinggi gelombang. Pola angin permukaan di perairan utara dan selatan Bali umumnya bertiup dari arah Timur–Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2–25 knot.
BMKG menetapkan status Waspada Gelombang Tinggi (2,5 – 4,0 meter) berlaku hingga 29 Juli 2026 pukul 08.00 WITA untuk tiga wilayah perairan:
Perairan Selatan P. Bali
Selat Lombok Bagian Selatan
Selat Bali Bagian Selatan
Sementara itu, potensi Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 meter) diprakirakan terjadi di kawasan Selat Badung dan Perairan Utara Pulau Bali. Masyarakat pesisir dan wisatawan diimbau untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG sebelum melakukan aktivitas perairan. (Pur-Kab).