Atasi Pemadaman Bergilir di Nusa Penida, Pemkab Klungkung Datangkan Mesin Tambahan 2 MW dari Mataram

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya bersama jajaran saat berkoordinasi dengan petugas teknis PLTD Nusa Penida terkait pemadaman listrik massal, Selasa (6/10/2026) malam. (Foto: Dok. Humas Polsek Nusa Penida / kabarbali.id)

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung mengambil langkah taktis dan strategis guna mengatasi persoalan pemadaman listrik bergilir yang belakangan terjadi di wilayah Kecamatan Nusa Penida.

Sebagai solusi cepat, Pemkab Klungkung mendatangkan mesin tambahan berkapasitas 2 MegaWatt (MW) yang dijadwalkan tiba dari Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada pekan ini.

Langkah mitigasi tersebut dimatangkan dalam pertemuan khusus antara Bupati Klungkung I Made Satria yang didampingi Pj. Sekda Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya bersama Manajer PLN UP3 Bali Timur I Made Arya beserta jajaran. Pertemuan koordinasi ini dilangsungkan di Rumah Jabatan Bupati Klungkung, Senin malam (12/10/2026).

Bupati I Made Satria menjelaskan, penambahan mesin berkapasitas 2 MW tersebut dihadirkan untuk berfungsi sebagai cadangan (backup) sementara waktu, sembari mesin pembangkit utama yang ada di lokasi menjalani proses perbaikan.

“Minggu ini akan ada tambahan mesin dari Mataram dengan kapasitas 2 MW untuk membackup mesin yang sedang diperbaiki. Kami berharap langkah ini dapat membantu mengantisipasi pemadaman listrik bergilir yang terjadi saat ini,” ujar Bupati Satria usai pertemuan.

Proyeksi Penambahan 5 MW pada Akhir November 2026

Tidak berhenti pada solusi jangka pendek, Pemkab Klungkung bersama pihak PLN juga merancang penguatan infrastruktur kelistrikan dalam skala yang lebih besar guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi di masa mendatang.

Bupati Satria mengungkapkan, pada akhir November 2026 mendatang, pihaknya merencanakan penambahan mesin baru dengan kapasitas yang jauh lebih besar, yakni mencapai 5 MW.

Langkah komprehensif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keandalan pasokan listrik secara permanen di kawasan kepulauan tersebut, demi menunjang kenyamanan warga serta mendongkrak aktivitas perekonomian dan sektor pariwisata di Nusa Penida.

“Pada akhir November ini juga akan ada penambahan mesin dengan kapasitas 5 MW. Dengan tambahan tersebut, diharapkan pasokan listrik di Nusa Penida semakin terjaga sehingga kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik,” pungkasnya. (Sta-Kab).

kabar Lainnya