Antrean BBM Membludak, Jalur Utama Dalung – Puspem Badung Sempat Lumpuh Total

Kondisi arus lalu lintas di jalur Dalung menuju Puspem Badung yang mengalami kemacetan parah akibat antrean kendaraan di SPBU, Selasa (13/10/2026) pagi. (Foto: Dok. kabarbali.id)

BADUNG KABARBALI.ID  – Jalur utama yang menghubungkan kawasan Dalung, Kuta Utara, menuju Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung mengalami kemacetan parah pada Selasa (13/10/2026) pagi.

Kemacetan panjang ini dipicu oleh membludaknya antrean kendaraan yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Dalung–Abianbase hingga meluber dan memakan sebagian badan jalan.

Akibat penumpukan tersebut, arus lalu lintas dari arah Abianbase menuju Dalung, Puspem Badung, hingga kawasan Kerobokan tersendat total. Kondisi semakin diperparah dengan tumpahnya volume kendaraan ke jalur alternatif, seperti di Jalan Raya Buduk—khususnya kawasan Bangsal Dalung—yang mengalami kemacetan mengekor hingga sekitar 1 kilometer akibat kapasitas jalan yang relatif sempit.

Kemacetan serupa juga merembet ke jalur utama Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk. Antrean kendaraan di SPBU Lukluk–Sempidi berdampak langsung pada penumpukan kendaraan dari arah Kelurahan Kapal hingga kawasan Lukluk.

Pantauan di lokasi menunjukkan kepadatan didominasi oleh pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat yang berdesakan hingga saling mengunci jalan. Sejumlah pengendara motor bahkan nekat melintasi trotoar dan mengambil jalur berlawanan arah demi menerobos kemacetan, membuat situasi lalu lintas menjadi sangat padat (crowded) dan membengkakkan waktu tempuh perjalanan warga.

Dishub Badung Terjunkan Personil ke Titik Rawan

Menanggapi kelumpuhan arus lalu lintas ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung langsung bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke sejumlah titik rawan kemacetan di sekitar SPBU. Petugas disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus menertibkan antrean agar kendaraan tidak memakan seluruh badan jalan utama.

Kepala Dinas Perhubungan Badung, Anak Agung Gede Rahmadi, menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk mengambil langkah taktis di lapangan guna mengurai penumpukan kendaraan.

“Tadi pagi saya perintahkan agar personel lalu lintas siaga, ambil tindakan memperlancar lalin, khususnya di pompa bensin agar antreannya di pinggir. Kami imbau supaya mengantre tertib,” ujar Anak Agung Gede Rahmadi, Selasa (13/10/2026).

Pemerintah mengimbau para pengendara dan masyarakat agar tetap sabar, menaati arahan petugas di lapangan, serta mencari jalur alternatif lain guna menghindari titik-titik kemacetan parah akibat antrean BBM tersebut. (Gus-Kab).

kabar Lainnya