KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus menunjukkan komitmen penanganan cepat terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Bupati Klungkung, I Made Satria, menyerahkan secara langsung Bantuan Sosial (Bansos) Tidak Direncanakan Tahun Anggaran 2026 kepada warga terdampak bencana alam di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis (13/8/2026).
Dalam penyerahan tersebut, Bupati Satria didampingi oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Klungkung, bantuan sosial kali ini disalurkan kepada tiga warga penerima manfaat di wilayah Kecamatan Klungkung yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat musibah.
Rincian penerima bantuan tersebut meliputi Tjokorda Istri Ngurah dari Lingkungan Bendul, Kelurahan Semarapura Tengah, yang menerima dana bantuan sebesar Rp40.000.000. Nilai bantuan senilai Rp40.000.000 juga diserahkan kepada I Wayan Suteja Buana dari Lingkungan Budaga, Kelurahan Semarapura Kauh. Sementara itu, I Komang Yogik Santosa dari Banjar Adat Sengguan, Kelurahan Semarapura Kangin, menerima bantuan sebesar Rp15.000.000.
Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berkomitmen untuk selalu hadir melalui langkah konkret guna merespons serta meringankan beban ekonomi masyarakat pascabencana.
“Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya untuk membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena dampak musibah bencana alam,” ujar Bupati Satria.
Bupati meminta para penerima manfaat agar mempergunakan dana stimulant tersebut secara bijak dan optimal, terutama untuk perbaikan fisik bangunan maupun pemenuhan kebutuhan mendesak pascabencana.
Di samping menyerahkan bantuan, Bupati Satria turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Klungkung untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang tidak menentu.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar senantiasa tetap waspada terhadap potensi bencana di lingkungan masing-masing. Harapan kami, bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu memulihkan kondisi tempat tinggal maupun kebutuhan mendesak pascabencana,” pungkasnya. (Sta-Kab).