

BADUNG, KABARBALI.ID – Warga di kawasan Jalan Raya Buduk, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, digemparkan oleh peristiwa gantung diri seorang pegawai gerai kopi minimarket berinisial YR (26), Rabu (26/8/2026) pagi. Pemuda asal Bogor, Jawa Barat, tersebut nekat mengakhiri hidupnya diduga lantaran terjerat utang pinjaman online (pinjol).
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya sekitar pukul 05.20 WITA di dalam gudang penyimpanan barang bagian belakang minimarket.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengonfirmasi bahwa korban yang baru bekerja sekitar dua bulan tersebut sempat berkeluh kesah mengenai beban finansialnya sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Korban diduga terlilit utang pinjaman online. Dia sempat cerita ke temannya kalau dia sedang dikejar-kejar tagihan,” ujar Aiptu Ayu Inastuti, Rabu (26/8/2026) sore.
Dugaan masalah utang ini makin menguat setelah diketahui korban sempat melakukan top up uang tunai sebesar Rp 4,5 juta di kasir tempatnya bekerja pada shift malam yang diduga hendak digunakan untuk melunasi tagihan pinjol. Rekan kerja korban juga sempat melihat raut gelisah dari wajah YR saat bertugas sejak Selasa (25/8/2026) pukul 23.00 WITA.
Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Mengwi bersama Tim Identifikasi Polres Badung yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban ditemukan tergantung menggunakan sabuk miliknya pada salah satu besi rak barang.
Dari hasil pemeriksaan medis awal di lokasi, polisi tidak menemukan indikasi kekerasan atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, sehingga kasus ini dipastikan murni bunuh diri.
Jasad YR selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI Badung menuju RSD Mangusada untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan keluarga. (Gus-Kab).
Disclaimer : Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.