DENPASAR, KABARBALI.ID – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak seluruh mahasiswa baru Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Udayana (FH Unud) untuk terus memperkuat kapasitas keilmuan hingga jenjang magister (S2) bahkan doktoral (S3). Langkah tersebut dinilai menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika, tuntutan, dan persaingan global yang makin kompleks.
Pesan motivatif tersebut disampaikan Gubernur Koster saat hadir sebagai narasumber dalam kegiatan matrikulasi mahasiswa baru Pascasarjana FH Unud yang digelar di Kertasabha Convention Hall, Kampus FH Unud Sanglah, Denpasar, Jumat (14/8/2026).
Gubernur Koster menekankan bahwa perubahan dunia yang sangat cepat menuntut ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas tingi, terutama di bidang hukum. Lulusan hukum yang mumpuni memiliki ruang pengabdian yang sangat luas, mulai dari birokrasi pemerintahan, praktisi, akademisi, pengacara, hingga notaris.
“Di masa sekarang ini, sudah sepantasnya kita membekali diri dengan ilmu minimal sampai magister, dan kalau bisa sampai doktoral lebih baik lagi. Dinamika dunia saat ini membutuhkan tingkat keilmuan yang tinggi sesuai dengan perkembangan, tuntutan, serta persaingan yang ada,” tegas Koster.
Di tengah padatnya agenda menyambut Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali yang puncak peringatannya berlangsung di hari yang sama, Gubernur Koster mengaku sengaja menyempatkan hadir. Selain untuk menepati janji kepada pihak dekanat, mantan dosen matematika ini mengaku selalu merasa gembira dan kembali muda saat berada di tengah lingkungan akademis.
“Berada di antara mahasiswa membuat saya mengingat kembali asal saya sebagai akademisi. Jadi terasa awet muda karena berada di tengah generasi yang dinamis,” kelakar Koster yang disambut riuk tepuk tangan peserta.
Ia juga mengajak para mahasiswa pascasarjana untuk aktif membangun budaya diskusi, bertukar gagasan strategis, serta memberikan sumbangsih pemikiran konkret bagi pembangunan dan kemajuan Pulau Bali ke depan.
Sementara itu, Dekan FH Unud Putu Arya Sumedayasa mengapresiasi kehadiran Gubernur Koster di tengah kesibukan agenda pemerintahan. Arya memaparkan, matrikulasi tahun ini diikuti oleh 199 mahasiswa baru yang terbagi atas 31 mahasiswa program doktoral, 98 mahasiswa Magister Kenotariatan, dan 70 mahasiswa Magister Hukum.
Menariknya, di antara deretan mahasiswa baru program Pascasarjana FH Unud tahun ini, tampak hadir pula Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Setiawan Budi Cahyono, yang terdaftar sebagai salah satu peserta didik.
Arya menegaskan, dengan raihan akreditasi Unggul serta dukungan belasan guru besar dan puluhan doktor, FH Unud siap mencetak lulusan hukum berdaya saing tinggi. (Rls-Kab).