Jari Manis Membengkak, Mahasiswa Asal Sidemen Minta Bantuan Damkar Klungkung Lepas Cincin Alpaka

Petugas Damkar Klungkung saat menggunakan alat grinda mini untuk melepaskan cincin alpaka yang menjepit jari seorang mahasiswa, Rabu (29/4/2026). Foto/ist

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran Klungkung melaksanakan aksi penyelamatan non-kebakaran (rescue).

Kali ini, petugas membantu seorang mahasiswa berinisial I Kadek Risky (23), asal Desa Talibeng, Kecamatan Sidemen, Karangasem, yang mengalami kendala cincin macet di jari manis tangan kirinya, Rabu (29/4/2026).

Kasi Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran Klungkung, I Gede Erwan Supriantana, mengatakan korban mendatangi Mako Damkar Klungkung sekitar pukul 09.00 WITA.

“Dirumahnya sudah dicoba mandiri, melepas cincin berbahan alpaka tersebut tidak membuahkan hasil, lalu ia datang ke sini,” ujarnya.

Erwan menyebtu kondisi jari korban sudah mulai mengalami tekanan akibat lingkaran cincin yang terlalu ketat. Petugas pun harus menggunakan alat grinda mini untuk memotong material logam alpaka tersebut.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Risky beberapa kali tampak meringis kesakitan saat alat pemotong bekerja mengikis logam di jarinya.

“Saat petugas menggerinda cincin itu, korban beberapa kali meringis kesakitan. Petugas kami harus sangat berhati-hati dan beberapa kali menghentikan tindakan untuk menunggu hingga korban merasa siap dan tenang kembali,” ungkapnya.

Meski sempat diwarnai ketegangan, profesionalisme petugas Damkar Klungkung membuahkan hasil.

Dalam waktu sekitar 30 menit, cincin tersebut berhasil dipotong dan dilepaskan dari jari manis Risky tanpa menimbulkan luka serius.

“Giat berjalan baik dan lancar. Cincin berhasil dilepas sepenuhnya,” tambah Erwan.

Pihak Damkar Klungkung kembali mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan memakai cincin yang sudah terasa sempit.

Jika terjadi pembengkakan, warga diminta segera mencari bantuan profesional seperti petugas Damkar yang memiliki peralatan khusus evakuasi demi menghindari cedera permanen pada saraf jari. (Sta-Kab).

kabar Lainnya