NUSA PENIDA, KABARBALI.ID – Personel Polsek Nusa Penida bergerak cepat mengamankan dua orang pelajar berinisial I Putu R (14) dan I Komang SP (14) menyusul peristiwa penganiayaan yang terjadi di Kutampi, Nusa Penida, Rabu (22/4/2026).
Akibat insiden tersebut, seorang korban yang masih berstatus pelajar, I Wayan AS (12), mengalami luka sayatan serius di lengan kiri.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, mengonfirmasi bahwa kejadian yang terjadi sekitar pukul 18.15 WITA tersebut kini tengah ditangani secara intensif oleh pihak kepolisian.
Bermula dari Perselisihan di Pelabuhan
Berdasarkan laporan kepolisian, ketegangan bermula saat korban dan terduga pelaku sedang beraktivitas memancing di Pelabuhan Segitiga Emas Sampalan.
Di lokasi tersebut, sempat terjadi kontak mata antara mereka yang memicu ketidaksenangan, sebelum kedua terduga pelaku memutuskan untuk meninggalkan lokasi.
“Perselisihan memuncak saat korban hendak pulang dan mendapati sepeda motornya dalam kondisi kotor terkena ludah,” ujarnya.
Korban menaruh curiga bahwa kedua remaja tersebut adalah pelakunya, yang kemudian memicu kemarahan saat mereka bertemu kembali di jalan.
Cekcok di Jalan dan Aksi Penganiayaan
Dalam perjalanan pulang, korban bertemu dengan kedua terduga pelaku yang berboncengan motor.
Sempat terjadi cekcok mulut saat keduanya sama-sama mengendarai sepeda motor. Salah satu terduga pelaku bahkan sempat menantang korban untuk berduel, namun korban memilih menyalip kendaraan mereka.
Puncaknya terjadi ketika korban tiba di Banjar Jurang Pahit dan berhenti di tempat teman-temannya berkumpul.
Saat kedua terduga pelaku melintas, korban bermaksud menghentikan mereka dengan menjulurkan tangan kiri.
Namun nahas, terduga pelaku 1 justru langsung menyayat lengan korban menggunakan pisau dapur sebelum akhirnya melarikan diri dari tempat kejadian.
Akibat serangan tersebut, I Wayan AS mengalami luka sayat sepanjang 12 cm dengan kedalaman sekitar 3 mm di lengan kiri bawah. Korban segera dilarikan ke Puskesmas 1 Nusa Penida dan harus menjalani penanganan medis berupa 14 jahitan.
Saat ini, kondisi korban dilaporkan sudah stabil dan diperbolehkan pulang.
“Saat ini kedua terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Nusa Penida untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. (Sta-Kab).