

GIANYAR, KABARBALI.ID – Jajaran kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Ruang Sidang Utama, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar, Jumat (25/9/2026).
Bupati Gianyar yang hadir dan menyaksikan langsung prosesi pelantikan menegaskan pentingnya kompetisi berjenjang yang dilaksanakan secara rutin untuk menjaring atlet-atlet potensial serta mengasah mental bertanding sejak dini.
“Prestasi keolahragaan tidak dapat dibangun secara instan, perlu dilakukan kompetisi berjenjang yang rutin dilaksanakan untuk menjaring atlet-atlet potensial sekaligus mengasah mental dan mengukur kemampuan atlet,” tegas Bupati Mahayastra.
Bupati asal Payangan tersebut memaparkan bahwa pembangunan di Gianyar tidak hanya terfokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sektor pelayanan publik tanpa mengesampingkan kebutuhan dasar masyarakat seperti beasiswa pendidikan dan kesehatan gratis. Menurutnya, daerah yang maju dapat diukur dari pencapaian prestasi olahraganya.
Guna mendukung peningkatan prestasi dan ekosistem olahraga, Pemerintah Kabupaten Gianyar telah membangun kawasan Sport Center yang representatif sebagai wadah pemusatan latihan dan penyelenggaraan kejuaraan.
“Bagaimana prestasi olahraga bisa kita raih jika tidak memiliki venue ataupun tempat latihan yang representatif. Maka saya bangun Sport Center untuk memfasilitasinya. Tentu dengan adanya ini kita juga siap menjadi tuan rumah Porprov Bali 2029. Apalagi telah mendapatkan rekomendasi langsung Gubernur Bali dan Ketua Umum KONI Bali,” papar Mahayastra.
Lebih lanjut, keberadaan Sport Center tersebut dirancang untuk mengusung konsep Sport Tourism. Penyelenggaraan event olahraga tingkat regional hingga internasional diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal, meningkatkan tingkat hunian hotel (occupancy), serta memberdayakan sektor akomodasi pariwisata di Kabupaten Gianyar.
Sementara itu, Ketua KONI Gianyar terpilih, I Dewa Alit Mudiarta, menyampaikan bahwa amanah memimpin KONI Gianyar untuk periode kedua merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan kerja kolektif dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).
“Ini bukan hanya seremonial, tetapi tanggung jawab untuk melakukan kerja nyata. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja kolektif,” ujar Alit Mudiarta.
Dewa Alit Mudiarta memaparkan bahwa prestasi olahraga Gianyar menunjukkan tren positif, di mana pada tahun 2025 Gianyar berhasil meraih peringkat juara umum tiga sekaligus predikat kontingen favorit pada ajang kejuaraan tingkat Provinsi Bali.
Menghadapi tantangan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Kabupaten Buleleng dan kesiapan menjadi tuan rumah Porprov Bali 2029, KONI Gianyar akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, BUMN, BUMD, serta memperbarui database atlet secara digital. Pihaknya juga berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran organisasi.
Sekretaris Umum KONI Provinsi Bali, Ketut Jagrasunu, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Bali, mengapresiasi kepengurusan baru KONI Gianyar dan menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional.
“KONI memiliki komitmen terhadap pembinaan olahraga di seluruh Kabupaten/Kota. Kami berharap kepengurusan baru mampu membawa semangat baru dan tata kelola organisasi yang semakin baik,” pungkas Jagrasunu.
Melalui pelantikan pengurus masa bakti 2026–2030 ini, sinergi antara Pemkab Gianyar dan KONI diharapkan mampu membawa kemajuan pesat bagi prestasi olahraga serta menguatkan posisi Gianyar sebagai destinasi Sport Tourism unggulan di Bali. (Tut-Kab).