

KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung menyiapkan Pura Penataran Tutuan di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, sebagai Objek yang Diduga Cagar Budaya (ODCB).
Namun, langkah penyelestarian tersebut kini beririsan langsung dengan kebutuhan mendesak pembenahan fisik bangunan yang kondisinya rusak parah.
Kadis Kebudayaan Klungkung I Wayan Suteja mengungkapkan, pengecekan awal telah dilakukan pada Kamis (27/8/2026).
Pendampingan teknis sangat diperlukan agar rencana perbaikan oleh warga (pangempon) tidak mengubah struktur maupun nilai historis pura.

“Jangan sampai ketika nanti restorasi, tahu-tahu struktur dan konstruksinya berubah. Kalau berubah, tentu akan menjadi persoalan ketika kita mengajukan sebagai Cagar Budaya,” kata Suteja, Minggu (30/8/2026).
Suteja menjelaskan, daya tarik historis Pura Penataran Tutuan terletak pada arsitektur Gelung Kori dan Bale Kulkul. Bentuk Gelung Kori pura ini memiliki kemiripan dengan Pamedal Agung di kawasan Kertha Gosa serta dihiasi ornamen patung bergaya Portugis atau klasik.
Sementara itu, Kelian Gede Pura Penataran Tutuan I Wayan Mardana membenarkan bahwa bagian yang diusulkan masuk Cagar Budaya fokus pada Gelung Kori dan Bale Kulkul.
Di sisi lain, pangempon kini dihadapkan pada situasi pelik karena area pura kerap tergenang air hingga setinggi hampir satu meter saat hujan deras akibat posisi pura yang lebih rendah dari jalan raya.
Rencana awal pangempon untuk merenovasi total dengan mengganti bata baru kini harus dikaji ulang.
Sesuai kaidah pemugaran Cagar Budaya, setidaknya 70 persen material lama yang bernilai sejarah wajib dipertahankan. Skema restorasi ini diperkirakan menelan biaya dua kali lipat dibanding renovasi biasa yang mencapai Rp 125 juta hanya untuk ongkos pengerjaan.
Meski demikian, pihak pangempon merespons positif pengusulan Cagar Budaya tersebut.
Dinas Kebudayaan Klungkung bersama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah Bali dijadwalkan segera menggelar pertemuan kembali dengan pangempon untuk menyepakati teknis restorasi.
Pengusulan resmi Cagar Budaya Pura Penataran Tutuan ditargetkan rampung pada tahun 2027. (Sta-Kab).