Terekam CCTV Congkel Kotak Amal Mushola di Jimbaran, Pria Asal Banten Diringkus

Tersangka MHP (36) bersama barang bukti kotak amal dan pakaian yang digunakan saat beraksi diamankan di Mako Polsek Kuta Selatan, Badung, usai diringkus tim opsnal. (Foto: Dok. Polsek Kuta Selatan / kabarbali.id)

BADUNG, KABARBALI.ID – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan berhasil membekuk seorang pria pelaku pencurian spesialis kotak amal tempat ibadah. Pelaku berinisial MHP (36), pria asal Banten, diringkus polisi usai melancarkan aksinya di Mushola Luqmanul Hakim, Perumahan Taman Penta, Lingkungan Mekar Sari, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah pengurus tempat ibadah melaporkan tindak pidana pencurian tersebut secara resmi ke Polsek Kuta Selatan dengan nomor laporan LP/B/94/IX/2026/SPKT/UNIT RESKRIM/POLSEK KUTA SELATAN/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI tertanggal 3 September 2026.

Kapolsek Kuta Selatan Kompol Muhammad Said Husen, S.I.K., M.H. membenarkan pengungkapan kasus pencurian uang kotak amal tempat ibadah tersebut.

“Pelaku berhasil kami amankan di wilayah Banjar Semer, Kerobokan, Badung. Dari hasil interogasi, tersangka mengakui seluruh perbuatannya telah mencongkel dua kotak amal di dalam area mushola,” ungkap Kompol Muhammad Said Husen, Jumat (4/9/2026).

Aksi Congkel Kotak Amal Terekam Jelas Kamera CCTV

Peristiwa pencurian tersebut sejatinya terjadi pada Kamis, 6 Agustus 2026 lalu sekitar pukul 11.00 WITA. Insiden pertama kali diketahui oleh marbot mushola, Syaifur Rohman, yang curiga mendapati dua kotak amal di dalam area tempat ibadah sudah tercongkel dan dalam keadaan kosong.

Syaifur lantas memberitahukan kejadian itu kepada Ketua Yayasan Penta Berseri, Sugianto (55). Pengurus yayasan kemudian berinisiatif memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area mushola.

Dari rekaman CCTV, terlihat jelas perawakan seorang pria asing masuk ke area tempat ibadah lalu merusak gembok dan mencongkel dua kotak amal milik pengurus yayasan.

Biasanya, kotak amal tersebut dibuka setiap tiga bulan sekali dengan rata-rata perolehan mencapai Rp5.000.000 per kotak. Namun saat disatroni pelaku, isi kotak amal yang baru menginjak bulan pertama penggalangan langsung ludes digasak.

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Pelaku Dibekuk di Kerobokan

Menindaklanjuti laporan pihak yayasan, Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengekstrak rekaman CCTV.

Setelah mengantongi identitas dan ciri-ciri spesifik pelaku, petugas mendeteksi keberadaan tersangka MHP di kawasan Kerobokan. Tim kemudian bergerak cepat melakukan penyisiran dan berhasil menyergap tersangka di depan sebuah ruko di Banjar Semer, Kerobokan.

Saat diinterogasi petugas, MHP mengakui bertindak seorang diri dan nekat mencuri uang kotak amal karena terdesak kebutuhan ekonomi. Pria tersebut mengaku baru pertama kali melakoni aksi kejahatan tersebut.

Dalam pengungkapan ini, Polsek Kuta Selatan menyita sejumlah barang bukti berupa 1 buah kotak amal yang dirusak, serta pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi, meliputi 1 buah sweater, 1 buah kaos oblong hitam, dan 1 buah kemeja lengan pendek putih.

Saat ini pelaku MHP beserta barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Kuta Selatan guna menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut. (Kab/Red).

kabar Lainnya