

KABARBALI.ID – Memasuki bulan September 2026, umat Hindu di Bali bakal melaksanakan serangkaian hari suci (rerainan) yang memiliki makna spiritual mendalam. Berdasarkan perhitungan Kalender Bali, terdapat beberapa rerainan penting yang jatuh sepanjang bulan ini, mulai dari Tumpek Kandang, Hari Bhatara Sri, Tilem Ketiga, hingga Purnama Kapat.
Momen hari suci diawali pada awal bulan dengan perayaan Tumpek Kandang pada 5 September 2026, yang disusul oleh peringatan Hari Bhatara Sri dan Tilem Ketiga pada pertengahan bulan, serta puncaknya perayaan Purnama Kapat pada akhir bulan.
Berikut rincian jadwal hari suci (rerainan) Hindu di Bali sepanjang bulan September 2026 beserta penjelasannya:
Sabtu, 5 September 2026 – Tumpek Kandang
Merupakan hari weton wewalungan, yakni pelaksanaan upacara selamatan bagi binatang peliharaan atau ternak. Pada hari ini, umat melakukan pemujaan terhadap Sang Rare Angon sebagai dewanya hewan ternak, memohon agar binatang peliharaan senantiasa terhindar dari segala penyakit, dalam keadaan sehat, selamat, dan memberikan keberkahan.
Rabu, 9 September 2026 – Buda Wage Menail
Hari suci yang jatuh pada pemujaan Hyang Manik Galih untuk memohon keselamatan serta kelancaran rezeki dan perekonomian.
Kamis, 10 September 2026 – Kajeng Keliwon Uwudan
Hari penetralisir kekuatan negatif (bhuta kala) yang jatuh pada masa bulan mati (uwudan). Umat menghaturkan segehan untuk menjaga keharmonisan alam semesta.
Jumat, 11 September 2026 – Hari Bhatara Sri
Hari suci persembahan dan pemujaan terhadap Dewi Sri sebagai dewi kemakmuran, kesuburan, serta penguasa padi/pangan.
Jumat, 11 September 2026 – Tilem Ketiga
Hari suci penyucian diri dan permohonan peleburan mala (kotoran bathin) yang bertepatan dengan malam bulan mati pada sasih ketiga.
Jumat, 25 September 2026 – Kajeng Keliwon Enyitan
Hari pembersihan spiritual yang jatuh pada fase bulan terang (enyitan).
Sabtu, 26 September 2026 – Purnama Kapat
Hari suci memuja Sang Hyang Candra pada malam puncak bulan purnama di Sasih Kapat. Hari ini dianggap sangat bernilai utama untuk pembersihan diri, pemujaan para dewa, dan biasanya diiringi berbagai pelaksanaan upacara pujawali atau odalan di berbagai pura di Bali.
Rabu, 30 September 2026 – Buda Keliwon Ugu
Hari suci persembahan untuk keselamatan diri dan keharmonisan lingkungan yang jatuh pada wuku Ugu. (Kab/Red).