KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Bupati Klungkung I Made Satria menerima audiensi jajaran pengurus baru Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korda Kabupaten Klungkung masa bakti 2026–2031 di Rumah Jabatan Bupati Klungkung, Minggu (2/8/2026). Pertemuan ini digelar pasca-suksesnya Lokasabha ke-III PSN Klungkung pada pertengahan Juli lalu.
Dalam pertemuan berdekadensi kekeluargaan tersebut, Ketua PSN Korda Klungkung, Pinandita I Wayan Sumanaya, memaparkan susunan pengurus baru sekaligus menyampaikan aspirasi krusial organisasi. Meski telah berdiri selama satu dekade, PSN Klungkung hingga kini belum memiliki kantor sekretariat permanen.
Menanggapi permohonan pinjam pakai aset bangunan Pemkab serta alokasi dana operasional tersebut, Bupati I Made Satria menyambut terbuka, namun secara jujur membeberkan tantangan keterbatasan fiskal yang tengah dihadapi Pemkab Klungkung.
“Terkait permohonan sekretariat dan dukungan operasional, Pemkab Klungkung akan mengusahakannya di tengah kondisi keterbatasan atau kesulitan fiskal daerah saat ini,” ujar Bupati I Made Satria.
Guna mencari jalan keluar yang tepat, Bupati Satria menegaskan bakal langsung menginstruksikan dinas terkait untuk mengkaji skema skenario pemanfaatan aset secara matang.
“Kami instruksikan dinas teknis untuk berkoordinasi dan melakukan kajian mendalam agar permohonan ini bisa bersinergi dengan program prioritas pemerintah daerah,” tambahnya.
Di samping persoalan fasilitas, Bupati Klungkung menaruh harapan besar agar para rohaniawan yang tergabung dalam PSN dapat mengambil peran aktif membimbing moralitas generasi muda Klungkung di tengah gempuran arus modernisasi.
“Generasi muda harus kita bina dengan baik agar tidak melenceng dari ajaran agama dan budaya. Kalau generasi muda kita tidak benar, mau dibawa ke mana Kabupaten Klungkung ini?” tegas Satria.
Sementara itu, Ketua PSN Klungkung Pinandita I Wayan Sumanaya menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan Pemkab Klungkung untuk menjaga kelestarian nilai Hindu, adat, dan kebudayaan Bali di Bumi Serombotan. (Sta-Kab).