Ala-Ayuning Dewasa 25 Agustus 2026 : Tepat Buat Irigasi, Pantang untuk Wiwaha dan Atiwa-tiwa

Ketelitian dalam memilih dewasa ayu atau hari baik tetap menjadi pedoman penting bagi masyarakat Bali dalam menjalankan aktivitas harian maupun upacara keagamaan. Untuk Rabu (13/5/2026)

KABARBALI.ID – Berdasarkan penanggalan tradisional Bali, Selasa (Anggara), 25 Agustus 2026, memiliki hitungan ala-ayuning dewasa (hari baik dan buruk) yang perlu diperhatikan oleh krama Bali sebelum melaksanakan suatu aktivitas, baik pembangunan fisik maupun pengerjaan upacara keagamaan (yadnya).

Pada hari ini, beberapa pertemuan unsur penanggalan (dewasa) menunjukkan hasil yang sangat baik untuk pekerjaan infrastruktur pengairan dan pengobatan tradisional, namun memiliki beberapa pantangan (alangan) untuk pelaksanaan upacara manusa yadnya maupun pitra yadnya.

Berdasarkan perhitungan ala-ayuning dewasa Hindu Bali, berikut rincian padewasan untuk Selasa, 25 Agustus 2026:

  • Banyu Urug (Alahing Dewasa 3): Baik digunakan untuk memulai pekerjaan pembuatan bendungan atau waduk air. Namun, tidak baik digunakan untuk membuat sumur.

  • Kala Buingrau (Alahing Dewasa 4): Sangat baik untuk memulai aktivitas menebang kayu, membuat alat penangkap ikan (bubu), serta memuja pitra. Tidak direkomendasikan untuk mulai membangun atau mengatapi rumah.

  • Lebur Awu (Alahing Dewasa 4): Baik digunakan untuk pekerjaan membuat saluran irigasi pengairan. Namun, tidak baik untuk melaksanakan upacara wiwaha (pernikahan), pertemuan penting, maupun pembangunan fisik rumah.

  • Titibuwuk (Alahing Dewasa 3): Baik dimanfaatkan untuk pengobatan atau menghilangkan penyakit akibat guna-guna dan gangguan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, melakukan perjalanan jauh, atau membuat tangga (banggul).

  • Kaleburau (Alahing Dewasa 3): Hari ini dipantang untuk menggelar karya ayu (yadnya) serta tidak baik melaksanakan upacara atiwa-tiwa atau ngaben.

Adapun unsur perhitungan tradisional pendukung (pararasan dan pratiti) untuk hari ini meliputi:

Krama Bali diimbau untuk selalu mempertimbangkan keselarasan antara dewasa (hari baik), desa (tempat), kala (waktu), dan patra (keadaan) dalam setiap pengambilan keputusan kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan.

PADEWASAN 25 AGUSTUS 2026

Nama DewasaBaik Untuk (Ayuning)Tidak Baik Untuk (Ala)
Banyu UrugMembuat bendunganMembuat sumur
Kala BuingrauMenebang kayu, membuat bubu, memuja pitraMembangun & mengatapi rumah
Lebur AwuMembangun irigasiWiwaha (pernikahan), pertemuan, membangun rumah
TitibuwukPengobatan/menghilangkan guna-gunaMemulai pekerjaan penting, bepergian, buat tangga
KaleburauKarya ayu (yadnya), atiwa-tiwa/ngaben

(Kab).

kabar Lainnya