KABARBALI.id – Berdasarkan perhitungan kalender Bali atau Wariga, Senin (27/4/2026) memiliki karakter yang sangat spesifik, terutama bagi Anda yang berencana melaksanakan upacara keagamaan atau memulai pekerjaan fisik.
Hari ini didominasi oleh energi Amerta Dadi dan Laku Api, yang memberikan sinyal kuat untuk keberhasilan pemujaan namun memiliki peringatan keras untuk urusan konstruksi bangunan. Berikut adalah rincian lengkapnya:
Senin ini adalah hari yang sangat baik bagi krama yang hendak melaksanakan upacara Dewa Yadnya atau melakukan pemujaan terhadap leluhur (Amerta Dadi). Selain itu, bagi yang ingin melaksanakan Manusa Yadnya atau Pitra Yadnya, unsur Catur Laba memberikan pengaruh positif.
Namun, perlu dicatat bahwa ada unsur Kaleburau dan Macekan Lanang yang memperingatkan untuk tidak melakukan karya ayu atau yadnya besar tertentu, termasuk larangan melaksanakan Atiwa-tiwa atau Ngaben pada hari ini.
Bagi para perajin atau pekerja yang menggunakan unsur api, hari ini adalah waktu yang sangat produktif. Karakter Geni Murub dan Geni Rawana sangat mendukung aktivitas seperti:
Membakar bata mentah, genteng, keramik, atau gerabah.
Membuat senjata tajam, keris, tombak (tumbak), taji, hingga alat penangkap ikan.
Membuat benda-benda runcing untuk perlengkapan pura (Pengawin atau Senjata Pengider-ider).
Bagi petani, unsur Pamacekan menunjukkan waktu yang baik untuk mulai mengerjakan sawah atau tegalan. Sementara bagi Anda yang ingin bepergian, arah Utara adalah arah yang membawa keberuntungan (Catur Laba) pada hari ini.
Meskipun banyak sisi positif, masyarakat dihimbau untuk menghindari aktivitas berikut:
Konstruksi Bangunan: Sangat tidak disarankan untuk membangun rumah, memasang atap, atau membangun tempat tidur.
Upacara Melaspas: Hindari melakukan upacara melaspas bangunan pada hari ini.
Pertemuan Penting: Kurang baik untuk mengadakan rapat atau pertemuan besar karena adanya unsur Karnasula.
Bercocok Tanam: Kurang ideal untuk mulai menanam tanaman tertentu (kecuali pengerjaan lahan). (Kab).