Ala-Ayuning Dewasa Bali Rabu 23 September 2026 : Hari Baik Memulai Usaha, Simak Pantangannya

Memahami potensi spiritual diri dipercaya dapat membantu meningkatkan karisma dan daya tarik dalam mengelola usaha dagang agar tetap ramai dan berkelanjutan.

KABARBALI.ID – Berdasarkan perhitungan Kalender Tradisional Bali, hari Rabu, 23 September 2026 (Buda Kliwon Pahang) memiliki dinamika Ala-Ayuning Dewasa atau tata perhitungan hari baik dan buruk untuk melakukan berbagai aktivitas kehidupan harian, usaha, maupun upacara adat.

Pada hari ini, umat Hindu di Bali dinaungi oleh elemen Pararasan Laku Bulan, Pancasuda Bumi Kepetak, Ekajalaresi Suka Pinanggih, serta Pratiti Awidya.

Berikut rincian lengkap hari baik (dewasa ayu) dan pantangan (ala) untuk Rabu, 23 September 2026:

Hari Baik (Dewasa Ayu)

Pantangan dan Hari Kurang Baik (Dewasa Ala)

  • Carik Walangati, Kala Tampak, & Salah Wadi: Tidak baik untuk menggelar upacara perkawinan/pernikahan (wiwaha), serta pelaksanaan upacara Manusa Yadnya lainnya (seperti mapendes dan potong rambut ritual) maupun Pitra Yadnya (atiwa-tiwa, ngaben, nyekah, dan ngasti).

  • Kala Rumpuh: Tidak baik untuk pindah rumah (ngewangun/memindahkan wewangunan) dan mulai memelihara ternak baru seperti sapi, kerbau, kambing, babi, ayam, atau itik.

  • Sampi Gumarang Munggah: Tidak direkomendasikan untuk menanam tanaman Padi dan Jagung.

  • Sarik Agung & Titibuwuk: Tidak baik untuk melakukan pekerjaan yang sangat vital/penting, bepergian jauh, serta membuat tangga (banggul).

Secara umum, Rabu 23 September 2026 merupakan hari yang sangat mendukung untuk pengembanan usaha, perdagangan, dan pengobatan spiritual, namun disarankan menunda pelaksanaan upacara Wiwaha dan Pitra Yadnya. (Kab/Red).

kabar Lainnya