NUSA PENIDA, KABARBALI.id – Peristiwa kecelakaan laut maut kembali terjadi di wilayah perairan Nusa Penida. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Norwegia berinisial M.E.B. (34) dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak boat snorkeling di perairan Tanjung Pakaang, Desa Lembongan, Sabtu (2/5/2026).
Aparat Polsek Nusa Penida bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian segera setelah menerima laporan adanya korban jiwa dalam aktivitas wisata bahari tersebut.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban tengah melakukan aktivitas spearfishing (menembak ikan) bersama rombongannya. Sekitar pukul 09.40 Wita, sebuah boat snorkeling yang melintas di area tersebut diduga tidak melihat keberadaan korban sehingga tabrakan tak terhindarkan.
“Korban tertabrak hingga tenggelam sebelum akhirnya berhasil dievakuasi ke permukaan oleh salah satu penumpang boat,” ujarnya.
Korban sempat dilarikan ke Pelabuhan Toyapakeh dan mendapatkan tindakan medis darurat berupa resusitasi jantung paru (RJP) selama satu jam di Klinik Nusa Medical. Namun, nyawa pria berusia 34 tahun tersebut tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim medis, korban mengalami cedera yang cukup parah, di antaranya:
Luka lebam pada dada kanan bawah.
Patah tulang pada kaki kanan.
Luka robek serius pada paha kanan.
Guna penanganan lebih lanjut, aparat kepolisian bersama instansi terkait telah mengevakuasi jenazah korban dari Nusa Penida menuju RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Petugas tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi serta pihak pengelola boat snorkeling yang terlibat dalam insiden ini.
Kapolsek menekankan pentingnya sinergitas dan kewaspadaan bagi seluruh pelaku wisata bahari agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku wisata bahari untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di laut,” pungkasnya. (Sta-Kab).