KLUNGKUNG, KABARBALI.ID – Lonjakan drastis kunjungan wisatawan ke Nusa Penida berimbas pada ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut.
Stok BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dilaporkan minim, yang memicu antrean panjang para pengendara.
Bahkan, para sopir angkutan wisata rela mengantre hingga malam hari demi memastikan kendaraan mereka siap digunakan untuk melayani jasa tour keliling pulau.
Kondisi ini dilaporkan mulai memburuk sejak Selasa (5/5/2026) dan masih terpantau terjadi hingga Rabu pagi ini.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel di seluruh SPBU untuk mengantisipasi kemacetan serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Adapun fokus pengamanan dan pengaturan lalu lintas dipusatkan pada tiga lokasi utama, yakni: SPBU Batumulapan, SPBU Sental dan SPBU Banjar Nyuh
“Di tiga SPBU itu kami fokus lakukan pengamanan,” ujar Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Rabu (6/5/2026).
Selain menjaga situasi tetap kondusif, kehadiran petugas di lapangan bertujuan membantu kelancaran arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang memperparah kemacetan di area sekitar SPBU.
Pihak kepolisian berupaya memastikan aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat tetap berjalan meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan akibat tingginya minat kunjungan wisatawan ke Nusa Penida.
Berdasarkan data kunjungan wisata ke Nusa Penida melalui angka pungutan restribus kunjungan melonjak dari 2 Mei dengan angka kunjungan 4 ribu lebih wisatan, kemudian 3-5 Mei turun kisaran 3600 an orang perhari. (Sta-Kab).