Bali Dikepung Hujan Petir Hari Ini ! BMKG Wanti-wanti Gelombang Raksasa 4 Meter di Selat Badung hingga Pesisir Selatan

cuaca tidak baik hari ini

DENPASAR, KABARBALI.ID  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda seluruh wilayah Provinsi Bali pada Selasa (19/5/2026).

Masyarakat, khususnya para nelayan dan pelaku pariwisata bahari, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra menyusul adanya ancaman hujan petir yang merata serta kenaikan tinggi gelombang laut yang signifikan.

Secara umum, kondisi atmosfer di langit Pulau Dewata hari ini didominasi oleh kelembapan udara yang sangat tinggi berkisar antara 70 hingga 99 persen.

Kondisi tersebut memicu pertumbuhan awan konvektif tebal yang berpotensi mendatangkan hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat. Selain itu, fenomena kabut atau asap juga diprediksi akan menyelimuti dataran tinggi Bali pada waktu-waktu tertentu, dengan suhu udara terendah menyentuh angka 20 derajat Celsius.

Peta Prakiraan Cuaca 9 Kabupaten/Kota di Bali

Guna mempermudah semeton memantau situasi di masing-masing wilayah sebelum beraktivitas di luar ruangan, berikut adalah detail rincian prakiraan cuaca di 9 Kabupaten/Kota se-Bali:

Wilayah (Kabupaten/Kota) Kondisi Cuaca Kisaran Suhu (°C) Tingkat Kelembapan (%)
Kota Denpasar Hujan Sedang 26 – 31 °C 77 – 98%
Badung Hujan Petir 26 – 30 °C 73 – 98%
Tabanan Hujan Petir 26 – 30 °C 82 – 98%
Gianyar Hujan Petir 26 – 30 °C 79 – 97%
Klungkung Hujan Sedang 26 – 30 °C 70 – 94%
Bangli Hujan Petir 26 – 30 °C 85 – 99%
Karangasem Hujan Petir 23 – 28 °C 88 – 98%
Jembrana Hujan Ringan 25 – 30 °C 81 – 99%
Buleleng Hujan Ringan 26 – 30 °C 78 – 94%

Peringatan Dini Gelombang Tinggi: Kategori ‘Tinggi’ Capai 4 Meter

Selain ancaman cuaca buruk di darat, sektor perairan Bali juga tengah berada dalam fase rawan akibat embusan angin permukaan yang bertiup kencang dari arah Timur menuju Selatan dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 25 knot.

Kondisi angin yang kencang ini memicu lonjakan tinggi gelombang laut. BMKG mengelompokkan area perairan Bali ke dalam dua status zona bahaya:

1. Status Kategori TINGGI (2,5 – 4,0 Meter)

Kondisi gelombang dalam kategori ini sangat berisiko bagi keselamatan perahu nelayan, kapal tongkang, hingga kapal feri penyeberangan. Empat wilayah perairan yang masuk zona merah ini meliputi:

2. Status Kategori SEDANG (1,25 – 2,5 Meter)

Satu wilayah perairan Bali bagian utara diprediksi berada dalam kategori sedang, namun tetap diimbau untuk diwaspadai oleh para pelaku aktivitas watersport dan penyeberangan kapal cepat (fast boat).

Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu menyediakan jas hujan atau payung saat bepergian, menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat terjadi hujan petir, serta bagi pelaku pelayaran agar menunda aktivitas melaut jika tanda-tanda perubahan cuaca ekstrem mulai terlihat. (Kab).

kabar Lainnya