Jasad Pria Terkubur di Lahan Kosong Darmasaba, Polisi Temukan Cangkul dan Indikasi Kuat Pembunuhan

Polisi bongkar kuburan misterius dengan korban tertanam sedalam setengah meter di lahan kosong di Abiansemal Badung, Selasa 11/5 sore. Foto/gus-Kab.

BADUNG, KABARBALI.ID – Warga Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, digegerkan dengan penemuan jasad misterius yang terkubur di sebuah lahan kosong, Selasa (12/5/2026) sore.

Polisi menemukan indikasi kuat bahwa jasad tersebut merupakan korban pembunuhan yang sengaja dikubur untuk menghilangkan jejak.

Jasad berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan di lahan milik Pura Mukti sekitar pukul 16.00 Wita.

Kronologi: Berawal dari Bau Menyengat

Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk menyengat di sekitar lokasi sejak pukul 09.00 Wita.

Saat dilakukan pengecekan pada sore hari, warga dikejutkan dengan adanya gundukan tanah yang tidak wajar.

Setelah diperiksa lebih dekat, bagian lutut manusia tampak menyembul dari dalam tanah. Jasad tersebut ditemukan terkubur dalam posisi meringkuk di kedalaman hanya sekitar 50 sentimeter.

Kondisi tubuh korban dilaporkan sudah mengalami pembusukan sekitar 70 persen dengan luka robek di bagian lutut kiri.

Polisi Amankan Tas Kosong dan Cangkul

Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, mengungkapkan bahwa korban ditemukan masih mengenakan jaket hoodie berwarna hitam dan tas selempang. Namun, saat diperiksa, isi tas tersebut dalam keadaan kosong.

“Kami menduga kuat ini korban pembunuhan karena sengaja dikubur untuk menghilangkan jejak kejahatan,” ujar Kompol Nyoman Karang, Selasa malam.

Di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), Tim Identifikasi Polres Badung juga mengamankan sebuah cangkul yang ditemukan berjarak sekitar 5 meter dari gundukan tanah tersebut. Barang bukti ini diduga kuat digunakan oleh pelaku untuk mengubur korban.

Identitas Masih Misterius

Hingga saat ini, identitas pria tersebut belum diketahui. Perbekel Darmasaba, Ida Bagus Surya Prabawa, menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya belum menerima laporan kehilangan anggota keluarga dari warga setempat, khususnya di lingkungan Banjar Cabe.

“Berdasarkan keterangan Kelian Banjar Dinas di Cabe, sejauh ini belum ada laporan kehilangan warga di sana,” ungkapnya.

Saat ini jasad telah dievakuasi ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. (Gus+Kab).

kabar Lainnya