DENPASAR, KABARBALI.ID –Â Pelaksanaan peribadatan dan persembahyangan puncak Hari Raya Suci Galungan di seluruh wilayah Provinsi Bali pada Rabu, 17 Juni 2026 diprediksi berjalan dengan sangat aman, nyaman, dan lancar.
Hal ini didukung oleh kondisi cuaca daratan di sebagian besar kabupaten dan kota di Pulau Dewata yang diprakirakan akan didominasi oleh langit cerah.
Berdasarkan data prakiraan cuaca resmi, rata-rata wilayah di Bali hari ini terpantau sangat bersahabat bagi mobilitas umat Hindu yang hendak menuju Pura Kahyangan Tiga, Kahyangan Jagat, maupun merajan keluarga masing-masing sejak pagi hingga sore hari.
Kondisi cerah ini merata menghiasi wilayah pusat kota hingga kawasan penyangga pariwisata. Suhu udara di sebagian besar wilayah Bali daratan berada pada angka yang cukup sejuk dan ideal untuk aktivitas luar ruangan, yakni berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.
Meskipun mayoritas wilayah terpantau cerah, terdapat dua wilayah kabupaten yang diprediksi akan mengalami kondisi langit berawan pada hari suci ini, yaitu Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Karangasem.
Berikut adalah rincian lengkap prakiraan cuaca di 9 kabupaten/kota se-Bali khusus pada Hari Raya Galungan hari ini:
| Kabupaten/Kota | Prakiraan Cuaca | Suhu Udara (°C) | Kelembaban (%) |
| Kota Denpasar | Cerah | 24 â 30 | 63 â 93 |
| Badung | Cerah | 24 â 30 | 62 â 97 |
| Gianyar | Cerah | 24 â 30 | 64 â 93 |
| Klungkung | Cerah | 24 â 30 | 58 â 91 |
| Bangli | Cerah | 24 â 30 | 75 â 99 |
| Tabanan | Cerah | 24 â 30 | 67 â 97 |
| Buleleng | Cerah | 24 â 30 | 67 â 92 |
| Jembrana | Berawan | 24 â 30 | 67 â 97 |
| Karangasem | Berawan | 22 â 28 | 62 â 96 |
Dari tabulasi data cuaca di atas, Kabupaten Karangasem mencatatkan indikator suhu udara paling sejuk di Bali hari ini, yakni menyentuh angka 22 hingga 28 derajat Celsius dengan kondisi langit berawan sepanjang hari. Sementara itu, tingkat kelembaban tertinggi berada di Kabupaten Bangli yang mencapai 99 persen, walau kondisi cuacanya diprediksi tetap cerah.
Dengan kondisi langit Bali yang mayoritas cerah berawan dan bebas dari potensi hujan lebat, krama Bali dapat menjalankan rangkaian swadharma keagamaan dengan khusyuk. Pemerintah dan instansi terkait tetap mengimbau masyarakat pengguna jalan raya untuk menjaga laju kendaraan dan tertib berlalu lintas di titik-titik jalur persembahyangan yang berpotensi mengalami kepadatan. (Kri-kab)