Digelar Hanya Sehari, Pasar Rakyat PKK di Buleleng Tembus Omzet Rp716 Juta

Hanya digelar satu hari di Singaraja, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” ke-4 besutan PKK sukses kumpulkan omzet UMKM Buleleng hingga Rp716 juta lebih.

BULELENG, KABARBALI.ID – Gelaran Pasar Rakyat bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” ke-4 yang diinisiasi oleh Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali di Kabupaten Buleleng mencatat perputaran ekonomi yang luar biasa. Hanya dalam waktu satu hari penuh, ajang hilirisasi produk lokal ini sukses meraup omzet penjualan fantastis mencapai ratusan juta rupiah.

Kegiatan ekonomi kerakyatan yang dipusatkan di Taman I Gusti Ngurah Rai, Singaraja, Jumat (5/6/2026) tersebut melibatkan sedikitnya 123 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Berdasarkan rekapitulasi panitia hingga pukul 18.00 WITA, total omzet komulatif para pedagang menembus angka Rp716.937.000 dan terus merangkak naik hingga penutupan acara.

Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, didampingi Sekretaris TP PKK Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna, mengonfirmasi bahwa tingginya angka transaksi tersebut mencerminkan kuatnya daya beli dan antusiasme masyarakat Singaraja terhadap produk pangan dan kerajinan lokal.

“Tujuan utama dari kita berbelanja dan berbagi ini adalah mengisi pergerakan ekonomi daerah sekaligus membantu masyarakat kurang mampu melalui aksi sosial,” ungkap Ny. Wardhany Sutjidra di sela-sela peninjauan stan pameran.

Media Kurasi Event Besar dan Edukasi Bali Bersih

Selain menjadi motor penggerak ekonomi jangka pendek, Pasar Rakyat ini memegang peranan strategis sebagai wadah standardisasi mutu produk daerah. Ny. Wardhany menjelaskan, ajang ini sekaligus dimanfaatkan sebagai instrumen kurasi ketat bagi para pelaku usaha kecil yang diproyeksikan tampil pada pergelaran Buleleng Festival (Bulfest) serta festival besar lainnya di Bali.

“Dengan adanya kurasi ini kita akan melihat benar-benar seperti apa kualitasnya, terutama untuk UMKM sektor kuliner,” tambahnya.

Di samping pembenahan kualitas produk, aspek kelestarian lingkungan juga menjadi aturan baku di area pasar. Seluruh pedagang yang terlibat diwajibkan untuk meminimalkan serta menolak penggunaan kantong plastik sekali pakai. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap regulasi daerah terkait program Bali Bersih Sampah Plastik.

Implementasi Sesi “Berbagi”

Menyelaraskan konsep pemberdayaan dengan aksi kemanusiaan, panitia penyelenggara turut mendistribusikan program jaring pengaman sosial di lokasi acara. Sebanyak 100 paket sembako serta paket belanja bahan pangan pokok diserahkan secara langsung kepada 100 warga kurang mampu yang berasal dari wilayah sekitar.

Agenda ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Sekretaris TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, perwakilan jajaran Ketua dan Sekretaris TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, Ketua KPID Bali, Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, serta jajaran pimpinan Perangkat Daerah di lingkup Pemkab Buleleng. (Kar-Kab).

kabar Lainnya